Penajam

Kemasan dan Pemasaran Produk UMKM Sering jadi Masalah, Ini Harapan Ketua TP-PKK PPU

334
×

Kemasan dan Pemasaran Produk UMKM Sering jadi Masalah, Ini Harapan Ketua TP-PKK PPU

Sebarkan artikel ini

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar saat sosialisasi dan pelatihan pengemasan (packing) produk olahan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Kamis (20/6/2024) siang di Aula Kantor Bupati PPU. TITIKNOL.ID/HO/HUMAS06

“Cita-cita kami adalah untuk mewujudkan ekonomi mandiri yang bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten PPU,”

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Pengemasan dan pemasaran produk diakui kerap jadi masalah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hal itu diutarakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar, saat membuka sosialisasi dan pelatihan pengemasan (packing) produk olahan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Kamis (20/6/2024) siang di Aula Kantor Bupati PPU.

Kegiatan tersebut digagas Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) PPU dan diikuti seluruh pengurus PKK tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan dan desa di PPU.

Linda berharap, melalui kegiatan tersebut seluruh peserta yang hadir akan memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam peningkatan kualitas produk mereka masing-masing.

Dengan begitu, produk mereka mampu berdaya saing, bukan hanya di pasar lokal, tetapi hingga nasional.

“Cita-cita kami adalah untuk mewujudkan ekonomi mandiri yang bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten PPU,” kata Linda Romauli Siregar.

Lebih lanjut, Linda menjelaskan bahwa UP2K menjadi salah satu program kelompok kerja (Pokja) II PKK Kabupaten PPU yang di dalam program tersebut, ada tugas pembinaan bagi seluruh anggotanya dalam rangka peningkatan produk olahan, termasuk di dalamnya terkait packing dan pemasaran.

Linda juga menekankan bahwa persoalan kemasan suatu produk olahan merupakan hal yang sangat penting.

Oleh karenanya dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh hingga akhir kegiatan.

Baca Juga:   Kunjungi Pasar Waru, Presiden Jokowi Sebut Harga Cabai Rp80 Ribu Sudah Bagus

“Kemasan produk ini perlu didesain sedemikian rupa, sehingga punya daya tarik dan menunjukkan bahwa produk ini binaan siapa, mereknya apa, dan sebagainya. Dan tulisannya juga harus besar dan jelas agar mudah dilihat serta dihafal oleh pelanggan,” katanya.

Sementara, Kepala Disperindagkop-UKM PPU, Margono Hadi Susanto berharap bahwa melalui sosialisasi dan pelatihan tersebut seluruh peserta khususnya kader PKK dapat memperoleh pengetahuan baru terkait packing produk olahan ini.

“Hari ini kami menghadirkan narasumber dari SMK 2 PPU sebagai pembicara di bidang ini. Terima kasih kepada Ketua PKK PPU dan seluruh kader PKK yang telah mengikuti sosialisasi dan pelatihan hari ini. Harapan kita kegiatan ini akan menambah wawasan bagi kita semua,” ucapnya. (Advertorial/Kominfo/Humas6)