Tidak hanya modern, sepeda motor ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional di lapangan, menjadikannya alat transportasi yang efisien untuk tugas pengamanan IKN Nusantara.
TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Berdirinya Ibu Kota Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur mengandalkan konsep gaya hidup ramah lingkungan.
Karena itulah, Kodam VI/Mulawarman menunjukkan dukungan penuh terhadap konsep Smart City di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.
Pembuktian ini melalui penggunaan sepeda motor listrik berkonsep trail sebagai bagian dari strategi pengamanan yang ramah lingkungan di Ibu Kota Nusantara.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Kodam VI/Mulawarman dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di IKN serta memprioritaskan teknologi hijau dalam operasi militernya.
Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kavaleri Kristiyanto menyatakan, penggunaan sepeda motor listrik ini adalah wujud nyata dukungan dari Kementerian Pertahanan RI (Kemhan RI) terhadap operasi pengamanan di IKN Nusantara.
“Dengan adanya sepeda motor listrik ini, kami berharap efektivitas pengamanan dapat meningkat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di IKN,” beber Kolonel Kristiyanto via press rilis yang dikutip Titiknol.id pada Sabtu (17/8/2024).
Lebih lanjut ia menjelaskan, sepeda motor listrik ini bukanlah sembarang kendaraan. Tentunya kendaraan ini adalah buatan dalam negeri, yakni PT. Len Industri (Persero).
Kendaraan ini memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 61persen, menandakan kuatnya dukungan terhadap industri nasional.
“Tidak hanya modern, sepeda motor ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional di lapangan, menjadikannya alat transportasi yang efisien untuk tugas pengamanan,” jelasnya.

Sementara pengamanan pada pelaksanaan kegiatan Upacara 17 Agustus ini, Kodam VI Mulawarman mengerahkan sebanyak 150 unit sepeda motor listrik sebagai kendaraan mobilisasi personel TNI yang melakukan pengamanan di sekitar lokasi IKN.
“Kendaraan ini digunakan untuk mengamankan rute-rute strategis, memastikan kelancaran kegiatan di wilayah tersebut dengan cara yang lebih bersih dan minim polusi,” tambahnya.
Keunggulan Motor Listrik Trail
Keunggulan sepeda motor listrik ini terletak pada performanya yang bebas emisi dan operasinya yang senyap, sejalan dengan prinsip ramah lingkungan yang menjadi pilar utama pembangunan Smart City.
Dengan fitur canggih seperti tiga mode percepatan, mode mundur, dan safety ride, kendaraan ini memastikan keselamatan dan kenyamanan pengendara dalam berbagai kondisi jalan.
Selain itu, fitur power cut off dan keyless menambah keamanan ekstra dalam penggunaan sehari-hari.
Dari sisi daya tahan, sepeda motor listrik ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar 72v/40Ah, memungkinkan kendaraan ini menempuh jarak hingga 110 km dengan kecepatan maksimal mencapai 98 km/jam.
Dengan kemampuan beroperasi selama empat jam non-stop pada kecepatan 40-50 km per jam, kendaraan ini sangat andal untuk mendukung mobilitas tinggi dan operasi pengamanan yang memerlukan durasi panjang.
Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kavaleri Kristiyanto, menyatakan bahwa penggunaan sepeda motor listrik ini adalah wujud nyata dukungan dari Kementerian Pertahanan RI (Kemhan RI) terhadap operasi pengamanan di IKN Nusantara.
Hingga tahun 2024, Kemhan telah mendistribusikan total 886 unit sepeda motor listrik, yang sebagian besar dialokasikan untuk Kodam VI/Mulawarman, Lanal Balikpapan, dan Lanud Dhomber Balikpapan.
Distribusi ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan dan mobilitas di wilayah IKN, sejalan dengan visi pembangunan Smart City yang mengedepankan teknologi hijau dan efisiensi energi.
Langkah inovatif ini memperlihatkan bahwa Kodam VI/Mulawarman tidak hanya berfokus pada keamanan fisik, tetapi juga pada keamanan lingkungan, selaras dengan cita-cita IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. (*)










