TITIKNOL.ID TANA PASER – Telah terjadi tindak kejahatan pembobolan rumah warga di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.
Aksi kejahatan pencurian dalam rumah ini bukan pada malam hari tetapi berlangsung sekitar pada pagi hari atau siang hari.
Satu di antara warga Desa Tapis Paser, TB, akui rumahnya dibobol pelaku pencurian.
Kronologinya pada saat itu TB meninggalkan rumah, beraktivitas di luar rumah pada 1 Oktober 2024
Pergi tinggalkan rumah sekitar 09.00 Wita akan tetapi begitu kembali ke rumah lagi pada sore hari sekitar pukul 17.30 Wita, TB langsung kaget.
Kondisi rumahnya tidak lagi terlihat normal, ada beberapa benda berserakan, dan hilang serta pintu sudah ada yang terbuka.
“Kali ketiga saya menduga rumah tempat kami tinggali dibobol maling, sehingga kami menaruh curiga pelaku ini tahu kalau kondisi rumah sedang kosong,” ujar TB pada Kamis (3/10/2024).
TB pun menguraikan, barang-barang yang diduga dicuri pelaku antara lain tabung gas elpiji, celengan koin, tas selempang, harddisk dan beberapa jam bermerek.
“Saya sampai rumah sudah lihat kamar berantakan, saya langsung periksa seisi rumah ternyata di dapur tabung gas sudah tidak ada. Pintu samping sudah terbuka, pengait jendela juga dalam kondisi rusak,” kata TB.
Tidak hanya itu, korban mengaku beberapa barang berharga lainnya juga berpindah posisi dari yang seharusnya.
Korban menduga, pelaku hendak mencuri beberapa koleksi sepatu lantaran sudah berada di dapur dari yang seharusnya berada di rak sepatu.
“Sepatu nyaris hilang, karena posisinya sudah berpindah. Sedangkan laptop masih ada karena saat itu posisinya tertutup jaket dan tak terlihat,” ulasnya.
Tetangga Korban Juga Kemalingan
TB sudah menyampaikan peristiwa yang dialaminya itu ke Kepala Desa Tapis dan Ketua RT setempat dan dia juga disarankan untuk melapor ke pihak berwajib, kepolisian setempat.
“Meskipun kejadian ini tidak menimbulkan kerugian materil yang cukup banyak, namun rasa aman di wilayah setempat sudah tidak ada lagi,” beber TB.
Informasi yang berkembang bahwa peristiwa itu tidak hanya dirasakannya namun juga tetangga lainnya.
“Kalau sebelumnya yang hilang tabung gas dan sepasang sepatu bermerek, ini mau saya laporkan ke polisi karena kabarnya tetangga juga pernah kemalingan sehingga membuat kami resah,” beber TB. (*)












