TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Kegiatan belajar mengajar siswa siswi Sekolah Dasar Negeri 019 Samarinda harus dihentikan lantaran ada bencana terjangan banjir lumpur pada Senin 7 Oktober 2024.
Sekolah yang beralamat di Km32 Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur tersebut seringkali menjadi langganan banjir setiap turun hujan deras.
Demikian dibeberkan oleh Kepala Sekolah Dasar Negeri 019 Samarinda, Umi Widayati di Samarinda.
Dia menyatakan, apabila hujan dengan intensitas deras yang mengguyur Kota Samarinda maka kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 019 Samarinda dipastikan diliburkan karena dilanda banjir.
Beberapa hari yang lalu pihak sekolah sudah melakukan antisipasi dengan harapan bisa menjadi solusi terbaik tetapi ternyata tidak ampuh.
Pihak sekolah membangun tembok pembatas penangkal air banjir tetapi tetap saja air masih bisa akses ruang kelas, merendam lokasi kegiatan belajar mengajar.
“Biasanya hanya di lapangan saja. Tidak sampai masuk ke dalam kelas. Jadi banjir kali ini lebih tinggi dari biasanya,” bebernya.
Ada Perbukitan Gundul
Karena langganan banjir, Umi menegasakan, pihaknya beserta guru di sana juga sudah memitigasi agar bahan ajar dan perangkat lainnya disimpan di tempat yang cukup tinggi.
Apalagi, banjir yang menerjang sekolah tersebut diikuti lumpur.
Umi membenarkan hal itu. Ia menjelaskan tak jauh dari lokasi mengajar mereka terdapat perbukitan gundul yang ketika hujan turun air dan lumpurnya merembes masuk ke sekolah.
“Itu sebabnya banjir di sini bercampur lumpur. Biasanya kami minta bantuan sama Disdamkar, BPBD atau relawan kalau banjir sudah surut,” tuturnya.
“Karena kalau hanya pihak sekolah selesainya pasti lama. Karena lumpurnya sampai se mata kaki,” pungkasnya. (*)












