Penajam

Kembangkan Tambak Ramah Lingkungan, Akmal Malik Minta Perbankan Beri Dukungan

386
×

Kembangkan Tambak Ramah Lingkungan, Akmal Malik Minta Perbankan Beri Dukungan

Sebarkan artikel ini
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik panen perdana tambak 4 in 1 udang tiger, ikan bandeng, kepiting, rumput laut gracilaria

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dorong kemandirian pangan daerah Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), konsep tambak ramah lingkungan di kawasan Mangrove Babulu berhasil memanen berbagai komoditi dari budidaya perikanan masyarakat setempat.

Empat komoditas utama tersebut diantaranya rumput laut gracilaria, bandeng, udang windu, dan kepiting.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menilai pertambakan merupakan salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.

Tak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga solusi kesiapan bahan dalam mendukung dan mengoptimalkan program kebijakan pemerintah pusat, makan bergizi gratis.

“Disamping itu kita harus mendukung petambak dengan menyediakan modal dan teknologi yang memadai,” ujarnya, Sabtu (21/12/2024).

Menurutnya, kerjasama dengan perbankan dan pihak terkait akan memperkuat program ini.

“Kerjasama dengan perbankan akan memungkinkan petambak memperoleh modal yang dibutuhkan. Kita akan mengintegrasikan perbankan dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk memudahkan akses modal bagi petambak,” katanya.

Produksi perikanan, kata dia, akan memanfaatkan lokasi mangrove yang ada dengan mengembangkan empat komoditi unggulan tersebut.

“Tanpa harus merusak mangrove, ekosistem ini sendiri akan menyediakan pakan alami bagi udang, kepiting, dan ikan yang menjadi penghuninya. Produktivitasnya tetap tinggi dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan di Kalimantan Timur, mengurangi ketergantungan pada produk impor, meningkatkan kesejahteraan petani tambak, sekaligus mendorong keberhasilan program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden RI.

“Kita ingin membuat Kaltim menjadi daerah yang mendirikan dalam produksi pangan,” pungkasnya. (TN01)