TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Lima hari ke depan, Pelabuhan Klotok Kampung Baru, Kota Balikpapan-Penajam Paser Utara akan masih ramai digunakan oleh masyarakat yang mudik.
Apalagi, cuti bersama masih ada 11 hari sejak hari raya Idul Fitri, diprediksi Pelabuhan Klotok Kampung Baru akan selalu ramai belakangan ini.
Pihak penyedia angkutan transportasi air pun menambah 12 kapal armada untuk menangani membeludaknya penumpang yang akan menyeberang Balikpapan-Penajam Paser Utara.
Pantauan di hari lebaran kedua, Pelabuhan Klotok Kampung Baru, Balikpapan, Kalimantan Timur menjadi pilihan utama masyarakat untuk menyeberang ke Penajam Paser Utara, Selasa (1/4/2025).
Sejak pagi, ratusan penumpang terlihat telah memadati kawasan Pelabuhan Klotok, Kampung Baru, Kota Balikpapan.
Tak hanya pejalan kaki, antrean panjang kendaraan roda dua juga terlihat mengular sekitar 20 meter di lorong masuk Pelabuhan Klotok.
Rata-rata sepeda motor ditumpangi oleh dua orang, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang ingin bersilaturahmi atau kembali ke tempat asal mereka.
Situasi di lokasi, terlihat kepadatan serupa juga terjadi di Pelabuhan Penajam Paser Utara.
Bahkan, dibandingkan dengan Pelabuhan Klotok Kampung Baru, pelabuhan di Penajam Paser Utara terlihat lebih ramai.
Terutama dengan banyaknya penumpang yang membawa kendaraan dari Penajam Paser Utara menuju Balikpapan maupun sebaliknya.
Andi Ridwan, pengelola Pelabuhan Klotok Kampung Baru, membenarkan bahwa terjadi lonjakan signifikan dalam penyebrangan kendaraan roda dua.
“Motor yang melonjak kayaknya ini, motor sangat berlebihan kayaknya ini. Maupun yang dari Penajam, maupun dari Balikpapan,” ujarnya.
Sebagian besar kendaraan roda dua yang diangkut adalah jenis skuter matik.
Meskipun ada juga beberapa jenis lain yang termasuk dalam kategori moge dalam tiket yang disediakan.
Sementara untuk penumpang tanpa kendaraan, Andi menilai jumlah kapal yang tersedia masih mencukupi untuk mengakomodasi kebutuhan penyebrangan.
Namun, untuk mengatasi lonjakan kendaraan roda dua, jumlah kapal klotok yang dikerahkan pun ditambah hingga dua kali lipat.
Jika pada hari biasa hanya enam kapal yang disiapkan untuk mengangkut motor, pada hari kedua lebaran ini jumlahnya meningkat menjadi 12 kapal.
Tujuan untuk Percepat Penyeberangan
Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penyeberangan dan menghindari penumpukan kendaraan di pelabuhan.
Andi memperkirakan lonjakan ini tidak hanya terjadi hari ini, tetapi akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan.
“Untuk besok bisa juga, karena tadi hujan kan jadi bisa besok. Cuma kita antisipasi sampai 5 hari,” tambahnya.
Dengan prediksi kepadatan yang akan berlangsung hingga lima hari ke depan, pihak pelabuhan terus berupaya mengatur arus lalu0-intas kendaraan dan penumpang agar penyebrangan tetap berjalan lancar. (*)












