Olahraga

Gomez Kecewa Borneo FC Samarinda tak Menang Atas Persib Bandung, Harusnya 4 Penalti

282
×

Gomez Kecewa Borneo FC Samarinda tak Menang Atas Persib Bandung, Harusnya 4 Penalti

Sebarkan artikel ini
HASIL BORNEO PERSIB - Foto ilustrasi para pemain Borneo FC Samarinda. Usai laga Liga 1 Borneo FC Samarinda vs Persib Bandung di Stadion Segiri pada Jumat 11 April 2025 malam, sang pelatih Pesut Etam, Joaquin Gomez mengumbar rasa kekecewaan. (HO/Borneo FC)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Usai laga Liga 1 Borneo FC Samarinda vs Persib Bandung di Stadion Segiri pada Jumat 11 April 2025 malam, sang pelatih Pesut Etam, Joaquin Gomez mengumbar rasa kekecewaan meski dengan skor berbagi poin. 

Pelatih asal Spanyol itu menyatakan, harusnya skuad Pesut Etam yang berlaga di kandang mestinya menang atas Persib Bandung, jawara di klasemen sementara Liga 1. 

Meski begitu, pelatih Borneo FC Samarinda, Joaquin Gomez, masih mengaku sangat puas dengan performa timnya, Borneo FC dengan alasan ada kerja keras di lapangan hijau.

“Saya pikir kami bermain melawan dua tim terbaik di liga. Kami menunjukkan bahwa kami bermain di tingkat yang sangat tinggi. Bahkan, hari ini melawan seluruh liga, kami membuat mereka terlihat sangat-sangat biasa saja,” katanya. 

Joaquin Gomez menyampaikan, Borneo FC mendominasi sebagian besar permainan.

“Mereka tidak perlu banyak untuk menciptakan peluang atau mencetak gol. Jika Anda melihat statistik, misalnya, kami memiliki sebanyak apapun yang mereka miliki, dua kali lebih banyak penguasaan bola, dua kali lebih banyak peluang, dua kali lebih banyak tembakan, dua kali lebih banyak umpan silang, dan dua kali lebih banyak tembakan ke sasaran,” ucapnya.

Kata Joaquin Gomez, ia bangga sekaligus kecewa karena tak meraih poin penuh dalam laga melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri.  

“Jadi, pertandingan malam ini membuat kami merasa sangat bangga, tetapi pada saat yang sama kecewa karena kami merasa seharusnya memenangkan pertandingan,” bebernya.

Tapi dia pikir, laga Liga 1 semalam juga layak. “Saya tidak tahu apa yang sedang kita bicarakan dengan wasit, tetapi tampaknya mereka membutuhkan sangat sedikit untuk memberi sesuatu melawan kami dan bagi kami untuk mendapatkan sesuatu harus sangat-sangat jelas,” bebernya.

Baca Juga:   Bangun IKN hingga Jalan Tol, PU Minta Tambahan Anggaran Rp 60,6 Triliun

Jika Anda melihat ke babak pertama, Borneo FC Samarinda mendominasi sebagian besar babak.

Mereka memiliki sangat-sangat sedikit, dan pada menit ke-44 pemain Borneo FC Samarinda mendapatkan keunggulan dalam posisi. 

Dia berada di depan penyerang dan penyerang tersebut membentur dirinya.

“Itu adalah pelanggaran dan serangan, bukan penalti,” ungkap Joaquin Gomez.

Menurut dia, banyak mata yang telah melihatnya kembali, jadi mereka pergi ke VAR dan tidak bisa mengubah itu.

“Kemudian kami memiliki empat kesempatan penalti, tetapi tidak mendapatkan apa-apa. Dan, di atas itu, hal-hal kecil. Kami ingin menjadi tim yang sangat agresif, sangat proaktif, sangat intens, dan setiap sentuhan yang kami lakukan terhadap pemain berbaju biru, itu dianggap pelanggaran,” tuturnya.

“Tapi, ya, kami tahu bahwa itu telah sulit bagi kami dan saya akan terus tidak melihat bahwa itu akan berubah. Tapi, ya, secara keseluruhan sangat bangga dengan performanya. Saya akan kecewa karena kami merasa seharusnya memenangkan pertandingan lagi,” ungkapnya. (*)