Titiknol IKN

IKN Dongkrak Pariwisata Balikpapan: Hotel Penuh, UMKM dan Transportasi Ikut Panen Berkah

390
×

IKN Dongkrak Pariwisata Balikpapan: Hotel Penuh, UMKM dan Transportasi Ikut Panen Berkah

Sebarkan artikel ini
Hingga hari ke-2 Lebaran, Otorita IKN mencatat 8.000 orang berwisata di IKN untuk melihat-lihat demonstrasi karya arsitektural, yang tak cuma ciamik, juga panoramik.(OIKN)

TITIKNOL.ID – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa dampak positif yang signifikan bagi Kota Balikpapan, khususnya di sektor pariwisata.

Selama libur Lebaran 2025, tercatat sebanyak 64.000 wisatawan domestik dan mancanegara mengunjungi IKN, dan banyak di antaranya memilih menginap serta berwisata di Balikpapan sebagai kota penyangga.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DPOP) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, menyatakan bahwa geliat wisatawan ke IKN turut mendongkrak sektor pariwisata di Balikpapan.

Menurutnya, Balikpapan menjadi tempat singgah dan bermalam bagi wisatawan dari berbagai daerah seperti Surabaya, Kalimantan Selatan, hingga Bali.

“Banyak yang menginap di Balikpapan lalu melanjutkan perjalanan ke IKN. Mereka juga menyempatkan diri untuk menikmati destinasi wisata di kota ini,” ujar Ratih, Senin (14/4/2025).

Fenomena ini memberikan dampak ekonomi yang nyata. Sektor perhotelan mencatat peningkatan lama tinggal (length of stay) wisatawan.

Sementara itu, sektor kuliner dan UMKM turut mengalami lonjakan omzet karena meningkatnya jumlah kunjungan.

Tak hanya itu, permintaan terhadap layanan transportasi juga naik tajam selama periode tersebut.

Pemerintah Kota Balikpapan pun aktif menjalin kolaborasi dengan industri pariwisata, termasuk hotel, agen perjalanan, serta Jaringan Masyarakat Pariwisata (JMP), guna mengoptimalkan momentum ini.

Untuk mendukung wisata bahari, dua operator kapal pinisi sebelumnya telah membuka rute dari Teluk Balikpapan menuju Jembatan Pulau Balang – akses strategis menuju IKN.

Namun, operasionalnya sempat terhambat karena kendala koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Meski demikian, operator yang masih berjalan melaporkan tingkat keterisian kapal yang tinggi, menandakan tingginya minat wisatawan terhadap jalur laut menuju IKN.

Pemkot melalui Asita dan Astindo terus mendorong pengembangan paket wisata terintegrasi antara IKN, Balikpapan, Berau, dan Kutai Kartanegara.

Baca Juga:   Dugaan Penyebab Jembatan Penghubung Kaltim-Kalsel Ambruk, Masyarakat Diminta Cari Alternatif

Ratih menambahkan, pihaknya juga fokus pada peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan service excellent, serta inovasi atraksi baru dan pengembangan kuliner khas Balikpapan.

Strategi ini diharapkan mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan dan meningkatkan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. (*)