TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Banjir di daerah Damai, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat 18 April 2025 semakin parah.
Genangan air tidak hanya merambah pemukiman penduduk saja, akan tetapi juga hingga mencakup area fasilitas publik.
Seperti di antaranya gedung sekolah hingga infrastruktur jalan yang berpotensi menimbulkan kerusakan.
Antony, satu di antara warga Damai Kutai Barat membeberkan, banjir sudah beberapa hari ini menggenang, belum juga surut.
Air Sungai Kedang Pahu tidak mampu menampung volume air. “Airnya banyak, melimpah ke rumah warga, ke rumah-rumah disini,” kata kepada Titiknol.id pada Jumat (18/4/2025).
Banjir yang melanda Kutai Barat seperti di Kecamatan Damai ini sudah sekitar tiga hari dan ketinggian air banjir sekitar dua hingga tiga meter.
Banjir pada Kamis sempat turun akan tetapi begitu hujan deras datang lagi, banjir kembali naik, tidak semakin surut. Derita warga semakin berhari-hari, tidak tuntas segera.
Bagi Antony, warga ingin kepastian pembenahan terhadap bencana banjir, Pemkab Kutai Barat harus berupaya mencari terobosan, bagimana caranya mencari jalan keluar agar banjir itu tidak lagi menghiasi kehidupan sehari-hari warga.
“Kasian yang mau pergi ke pasar mencari nafkah, kasian mereka yang mau pergi ke sekolah tapi gedung sekolahnya kebanjiran,” ujarnya. (*)












