Penajam

Pemkab PPU Dorong Kemandirian Kegiatan Pentas Seni dan Gebyar UMKM, Pengelolaannya Kini Dialihkan ke Pihak ke-3

461
×

Pemkab PPU Dorong Kemandirian Kegiatan Pentas Seni dan Gebyar UMKM, Pengelolaannya Kini Dialihkan ke Pihak ke-3

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU Margono Hadi Sutanto

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kegiatan Pentas Seni dan Gebyar UMKM yang rutin digelar tiap malam minggu di Taman Alun-alun Penajam Paser Utara (PPU) mulai dikelola pihak ketiga.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Margono Hadi Sutanto mengatakan kegiatan yang menjadi sarana pemberdayaan pelaku UMKM dan seniman lokal ini dirancang agar para pelaku UMKM dan komunitas semi dapat mandiri dalam pelaksanaannya.

“Pemerintah daerah (Pemda) PPU sudah memberikan stimulus selama setahun ini. Maka pada masa selanjutnya, sudah sepatutnya Pentas Seni dan Gebyar UMKM itu dikelola pihak ketiga supaya teman-teman bisa berdaya secara mandiri,” ungkap Margono, Selasa (22/4/2025).

Margono menyebutkan, adapun saat ini para pelaku UMKM sudah memiliki paguyuban tersendiri yang bernama HUTA (Himpunan UMKM Taman Alun-alun)

Sementara untuk pertunjukan seni, sudah berjalan dua minggu ini pelibatannya dilimpahkan pada Dewan Kesenian Daerah (DKD) PPU.

“Sudah berlangsung dua kali sepenuhnya Kegiatan ini berjalan secara swadaya,” kata Margono.

Meskipun tidak ada lagi penampilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun panggung pertunjukan tetap diisi oleh pelaku seni lokal.

Margono menambahkan, jika ada kendala di lapangan, pihaknya tetap akan membantu para pelaku UMKM binaannya.

“Saat ini sekiranya 300 UMKM sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sebenarnya kami tidak membatasi juga, selama ada space tidak masalah,” ujar Margono.

Hal ini lantaran, sebagian besar UMKM yang eksis pada kegiatan ini dan memang menjadi fokus pengembangan berasal dari Kecamatan Penajam.

“Kita fokus dulu yang disini bagaimana mereka mandiri. Kita coba dulu dorong yang dari Kecamatan Penajam, seberapa mampu mereka, kita jalan dulu, trial and eror,” jelasnya.

Namun begitu, ia menyatakan kalau berhasil pola tersebut diterapkan, pihaknya bisa mengakomodir lebih banyak UMKM dari Kecamatan lainnya.

Baca Juga:   Kampung Terajuk Kutai Barat Kaltim akan Ada Program Rumah Layak Huni demi Atasi Kemiskinan

(Advertorial/TN01)