SamarindaTitiknolKaltim

Langkah Gubernur Rudy Mas’ud Lestarikan Kayu Ulin Kaltim, Pohon Punya Peran Penting

310
×

Langkah Gubernur Rudy Mas’ud Lestarikan Kayu Ulin Kaltim, Pohon Punya Peran Penting

Sebarkan artikel ini
KAYU ULIN KALTIM - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud meminta upaya bersama melestarikan Kayu Ulin yang saat ini sudah terancam keberadaannya, seiring pesatnya kegiatan usaha di kawasan hutan. (HO/Pemprov Kaltim)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud meminta upaya bersama melestarikan Kayu Ulin yang saat ini sudah terancam keberadaannya, seiring pesatnya kegiatan usaha di kawasan hutan.

Kayu Ulin atau dikenal Kayu Besi oleh sebagian orang luar Kalimantan merupakan ikon dan aset berharga bagi Provinsi Kalimantan Timur.

“Kayu Ulin atau Kayu Besi ini Pak Menteri, baru bisa dipanen setelah berusia 120 tahun,” sebut Gubernur Rudy Mas’ud saat bertemu Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni beberapa waktu lalu di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. 

Tidak hanya Ulin, diakui Gubernur Rudy Mas’ud masih ada jenis kayu endemik lain yang bernilai ekonomi tinggi, namun memerlukan masa tumbuh yang lama.

Di antaranya, Kapur di usia 90 tahun baru bisa dipanen, juga Meranti perlu 60 tahun, termasuk Tengkawang, Agathis serta Keruing.

“Pohon-pohon ini memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman hayati dan ekosistem hutan Kaltim,” tegas Rudy Mas’ud.

Gubernur Rudy Mas’ud sangat berharap Kementerian Kehutanan kembali fokus dan menggaungkan gerakan reboisasi dengan menanam tumbuhan khas Kalimantan.

Berbagai upaya yang dilakukan saat ini kata Gubernur Rudy Mas’ud, bukan sekedar seremonial belaka, namun berkelanjutan dan melibatkan semua pihak.

Menurut Rudy Mas’ud, Pemerintah, dunia usaha, lembaga lingkungan dan masyarakat dapat menghasilkan langkah konkret menyelamatkan lingkungan dan alam serta daya sistem hutan, khususnya tanaman endemik Kaltim.

“Dengan kebijakan-kebijakan Pak Menteri, kami yakin mampu mempertahankan dan melindungi hutan tropis Kaltim sebagai paru-paru dunia,” tegas Rudy Mas’ud lagi.

Sangat jelas bagi Gubernur Rudy Mas’ud bahwa hutan Kalimantan Timur bukan semata dinikmati masyarakat Benua Etam, tetapi dunia global merasakan manfaatnya.

Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan, pentingnya menjaga kelestarian tumbuhan endemik Kalimantan Timur, tidak hanya nilai ekonominya yang tinggi. (*)

Baca Juga:   Terungkap Penyebab Kebakaran di Batu Ampar Balikpapan Kaltim, Titik Api pada Lantai Dua