Titiknol IKN

OIKN Soroti Kendaraan ODOL, tak Merusak Infrastruktur IKN Nusantara yang Sudah Selesai

217
×

OIKN Soroti Kendaraan ODOL, tak Merusak Infrastruktur IKN Nusantara yang Sudah Selesai

Sebarkan artikel ini
INFRASTRUKTUR IKN NUSANTARA - Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono meminta agar seluruh aktivitas pengangkutan tidak mengganggu jalur logistik dan tidak merusak infrastruktur yang sudah selesai dibangun di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. (HO/OIKN)

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono meminta agar seluruh aktivitas pengangkutan tidak mengganggu jalur logistik dan tidak merusak infrastruktur yang sudah selesai dibangun di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. 

Truk-truk pengangkut dari batching plant wajib mematuhi aturan. Tidak boleh ada kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load), tidak boleh ada material yang tercecer di jalan. 

“Jika masih ada yang brutal, saya tutup langsung,” tegasnya pada Kamis (19/6/2025).

Otorita IKN juga memperketat pengawasan terhadap operasional batching plant sebagai pemasok utama material konstruksi.

Semua kendaraan pengangkut material diwajibkan memenuhi standar kebersihan dan keselamatan, termasuk kewajiban menutup muatan dengan terpal.

Basuki mengingatkan, sikap tegas akan diambil terhadap pelanggaran aturan yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu kenyamanan aktivitas pembangunan lainnya.

Melalui PCM ini, Otorita IKN menunjukkan komitmennya dalam memastikan fase kedua pembangunan IKN berjalan dengan standar terbaik. 

Dengan sinergi lintas sektor dan pengawasan ketat terhadap teknis pelaksanaan, pemerintah berharap tahapan pembangunan selanjutnya dapat berlangsung efisien, aman, dan berkelanjutan.

Pembangunan IKN bukan hanya proyek fisik semata, melainkan juga simbol dari transformasi peradaban Indonesia menuju masa depan yang modern, tertata, dan ramah lingkungan.

Diumumkan Paket Pelelangan

Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara resmi melangkah ke fase kedua, yang ditandai dengan pelaksanaan Pre-Construction Meeting (PCM) oleh Otorita IKN pada Kamis (19/6/2025). 

Kegiatan ini digelar di Plaza Seremoni, Kantor Kemenko 3, sebagai forum koordinasi strategis untuk mematangkan kesiapan teknis sebelum dimulainya pekerjaan fisik baru di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

PCM menjadi wadah konsolidasi berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan IKN, mulai dari penyusunan metodologi kerja, pengaturan lalu lintas proyek, hingga mitigasi potensi risiko di lapangan. 

Baca Juga:   Update Masjid IKN, Bisa Digunakan Salat Idul Fitri Tahun 2025

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang turut memimpin langsung forum tersebut, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan pembangunan tahap kedua yang diproyeksikan berlangsung padat hingga akhir tahun.

Akhir bulan ini akan diumumkan paket pelelangan untuk pekerjaan besar. 

“Maka dari itu, kita harus kompak sebagai satu tim. Kerja sama dan sinergi adalah kunci,” ujar Basuki.

Basuki juga memberikan arahan tegas terkait sejumlah aspek teknis penting yang harus menjadi perhatian semua kontraktor dan pihak terkait.

Ia menekankan bahwa seluruh pekerjaan wajib memenuhi standar tinggi, baik dari sisi kualitas infrastruktur, aspek keberlanjutan lingkungan, maupun estetika kawasan.

Dalam pertemuan tersebut, Basuki menyoroti perlunya pengelolaan kawasan riparian atau sempadan sungai secara ketat untuk menghindari potensi banjir.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh pekerjaan fisik harus dituntaskan sebelum akhir tahun, mengingat sebagian besar masa pelaksanaan akan bertepatan dengan musim hujan.

Selain itu, pengaturan lalu lintas distribusi material di kawasan KIPP menjadi sorotan utama. (*)