TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susestyo menegaskan, pola penerapan sistem pemilahan sampah dari hulu sampai hilir harus dilakukan secara maksimal di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Hal ini harus dilaksanakan pada setiap kelurahan-kelurahan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susestyo singgung Kelurahan Gunung Bahagia sebagai contoh yang bisa jadi inspirasi dalam hal pengelolaan metode pemilahan sampah di Balikpapan, Senin (23/6/2025).
Pemerintah Kota Balikpapan tentu saja memperkuat komitmen dalam pengelolaan sampah dengan mendorong seluruh kelurahan untuk aktif menerapkan sistem pemilahan sampah mulai dari tingkat rumah tangga hingga pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa program pengurangan sampah harus dilakukan secara menyeluruh.
Salah satu yang menjadi contoh adalah keberhasilan pengelolaan sampah di Kelurahan Gunung Bahagia, yang diharapkan bisa direplikasi oleh kelurahan lainnya.
Contoh yang sudah ada di Kelurahan Gunung Bahagia harus dilaksanakan di semua kelurahan.
“Monitoringnya harus dilakukan, supaya kita bisa evaluasi seperti apa penerapannya. Kami ingin seluruh Kota Balikpapan menerapkan sistem pemilahan sampah dari hulu sampai hilir,” tuturnya.
Menurut Bagus Susetyo, upaya tersebut juga merupakan implementasi dari arahan Presiden Republik Indonesia yang menargetkan pengurangan volume sampah nasional hingga 50 persen.
Kali ini Bagus Susetyo menegaskan, keinginan Presiden Prabowo Suboanto sangat jelas, Kota Balikpapan harus kurangi sampah hingga 50 persen.
“Jadi kami harap semua lurah ikut mendorong warganya untuk memilah sampah dari rumah,” kata Bagus Susetyo. (*)












