BalikpapanTitiknolKaltim

Potensi Pasang Air Laut di Balikpapan 3 Meter di Balikpapan, BMKG Minta Warga Pesisir untuk Waspada

300
×

Potensi Pasang Air Laut di Balikpapan 3 Meter di Balikpapan, BMKG Minta Warga Pesisir untuk Waspada

Sebarkan artikel ini
CUACA DI BALIKPAPAN - Alam bersahabat di Pantai Nyiur Melambai, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu 22 Juni 2025 siang. Balikpapan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang naik air laut yang diprediksi akan mencapai ketinggian hingga 2,9 meter pada Jumat, 27 Juni 2025. (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Potensi pasang air laut di Balikpapan diprediksi setinggi 3 meter di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Berangkat dari inilah, BMKG Balikpapan meminta warga pesisir untuk tetap pasang rasa waspada.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang naik air laut yang diprediksi akan mencapai ketinggian hingga 2,9 meter pada Jumat, 27 Juni 2025. 

Warga yang bermukim di wilayah pesisir, khususnya pesisir timur Balikpapan, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena alam ini.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Balikpapan, Diyan Novrida, menjelaskan bahwa fenomena pasang tinggi tersebut merupakan bagian dari siklus pasang surut alami laut dan diperkirakan berlangsung dalam waktu singkat.

“Prediksinya hanya akan berlangsung selama satu hingga dua jam, lalu akan berangsur-angsur surut kembali secara alami,” bebernya yang dikutip Titiknol.id, Rabu (25/6/2025).

Meski tidak dikategorikan sebagai ancaman serius, Diyan tetap mengimbau masyarakat agar berhati-hati. 

Terutama bagi warga yang tinggal di daerah pesisir rendah dan memiliki aktivitas di dekat garis pantai.

“Secara umum tidak membahayakan, namun tetap perlu diwaspadai terutama bagi masyarakat di pesisir timur Balikpapan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Diyan juga menyampaikan bahwa pasang air laut berpotensi diperparah oleh kondisi cuaca yang diprediksi akan disertai hujan ringan hingga sedang.

Kombinasi antara air pasang dan hujan dapat meningkatkan risiko genangan atau limpasan air laut ke daratan.

“Jika pasang terjadi bersamaan dengan hujan, maka dampaknya bisa lebih signifikan, terutama di kawasan yang sistem drainasenya kurang optimal,” tuturnya. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG serta memperhatikan instruksi dari aparat setempat demi keselamatan bersama.

Baca Juga:   DPRD Dorong Pemkot Balikpapan Buat Taman Bermain Ramah Anak di Tiap Kelurahan

Bagi nelayan dan pengguna jasa pelayaran, juga disarankan agar lebih berhati-hati dan menunda aktivitas jika kondisi tidak memungkinkan. (*)