Penajam

Sekda PPU Hadiri Penyerahan Bantuan ke 170 Anak Yatim dan Disabilitas di Bulan Muharram

239
×

Sekda PPU Hadiri Penyerahan Bantuan ke 170 Anak Yatim dan Disabilitas di Bulan Muharram

Sebarkan artikel ini
Sekda Penajam Paser Utara Tohar menyerahkan bantuan secara simbolis bantuan ke 170 anak yatim dan penyandang disabilitas se-Kabupaten PPU

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sebanyak 170 anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menerima bantuan sosial dalam rangka memperingati bulan Muharram 1447 Hijriah.

Kegiatan ini dikemas dalam tajuk “Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas”.

‎Acara tersebut digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PPU dan juga dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di tanah air.

‎Momentum ini menjadi wujud kepedulian sosial yang bersinergi dengan nilai-nilai keagamaan.

‎Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten PPU, Kemenag, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten PPU.

Partisipasi masyarakat luas dan para tokoh agama juga menjadi bagian penting dalam terselenggaranya acara tersebut.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas upaya bersama dalam mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

‎Menurut Tohar, kegiatan sosial seperti ini tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi mencerminkan tanggung jawab moral bersama, terlebih ketika menjadi bagian dari agenda nasional.

Ia menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan.

‎”Terlepas dari apakah kegiatan ini terstruktur atau tidak, yang jelas ini merupakan bentuk kewajiban kita bersama. Esensinya adalah bagaimana kita bisa hadir bagi mereka yang membutuhkan,” kata Tohar, Jumat (4/7/2025) sore.

‎Ia juga menyoroti pemilihan istilah “lebaran” sebagai nama kegiatan yang dinilai membawa suasana kegembiraan dan kebersamaan, layaknya perayaan Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha.

‎“Lebaran identik dengan momen kebahagiaan, dan kita ingin kebahagiaan itu juga dirasakan oleh anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tambahnya.

‎Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas sosial dan memperluas jangkauan kepedulian terhadap kelompok rentan. (Advertorial/hms13)