Titiknol IKN

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 8 Juli di IKN Nusantara Kaltim, Ada Hujan Ringan

292
×

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 8 Juli di IKN Nusantara Kaltim, Ada Hujan Ringan

Sebarkan artikel ini
CUACA DI IKN - Kondisi cuaca mendung di IKN Nusantara, Kalimantan Timur pada Senin 7 Juli 2025. BMKG secara rutin merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya area Ibu Kota Negara alias IKN yang berada di Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Demikian penjelasan prakiraan cuaca di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Selasa 8 Juli 2025, dari BMKG.

Seperti biasa, BMKG secara rutin merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya area Ibu Kota Negara alias IKN yang berada di Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Informasi cuaca IKN hari ini dapat digunakan masyarakat sebagai referensi dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Utamanya karena IKN hingga kini masih terbuka untuk umum bagi masyarakat yang ingin berkunjung.

Karena itulah, penting bagi Anda untuk melihat prakiraan cuaca sebelum memutuskan untuk pergi ke sini.

Untuk mengetahui secara spesifik, simak selengkapnya prakiraan cuaca IKN Nusantara hari ini.

Prakiraan cuaca di Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara hari ini, Selasa (8/7/2025) menurut BMKG:

Hujan Ringan – (update terkini pukul 09.00 Wita)

Suhu: 24 °C

Kelembapan relatif: 94 persen

Cerah Berawan – 10.00 Wita

Suhu: 25 °C

Kelembapan relatif: 87 persen

Berawan – 11.00 Wita

Suhu: 27 °C

Kelembapan relatif: 28 persen

Berawan – 12.00 Wita

Suhu: 27 °C

Kelembapan relatif: 77 persen

Berawan – 13.00 Wita

Suhu: 27 °C

Kelembapan relatif: 76 persen

Hujan Ringan – 14.00 Wita

Suhu: 25 °C

Kelembapan relatif: 85 persen

Hujan Ringan – 15.00 Wita

Suhu: 24 °C

Kelembapan relatif: 93 persen

Hujan Ringan – 16.00 Wita

Suhu: 24 °C

Kelembapan relatif: 93 persen

Berawan – 17.00 Wita

Suhu: 24 °C

Kelembapan relatif: 98 persen

Menurut BMKG, Kelembaban relatif (Relative Humidity/RH) adalah ukuran dalam persen ( persen) yang menunjukkan seberapa jenuh udara terhadap uap air.

Jika kelembaban relatif mencapai 100 persen , maka udara berada dalam kondisi jenuh dan siap membentuk embun atau hujan.

Baca Juga:   Pimpin Apel Perdana, Wabup PPU Tegaskan Disiplin ASN sebagai Kunci Pelayanan Publik

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelembaban Relatif

Suhu udara – Udara yang lebih hangat dapat menampung lebih banyak uap air.
Evaporasi – Semakin tinggi penguapan, semakin banyak uap air yang ditambahkan ke atmosfer.

Tekanan udara dan ketinggian – Udara di dataran tinggi cenderung memiliki kelembaban lebih rendah.

Angin dan vegetasi – Angin mempercepat penguapan, dan vegetasi memengaruhi transpirasi.

Dampak Kelembaban Relatif

Cuaca: Kelembaban tinggi meningkatkan potensi terbentuknya awan dan hujan.
Kesehatan manusia: Kelembaban sangat tinggi (>80 persen ) dapat membuat tubuh sulit mendingin lewat keringat.

Pertanian: Kelembaban berlebih memicu jamur tanaman, sedangkan kelembaban rendah mempercepat penguapan dari tanah.

Bangunan: Kelembaban tinggi memicu pertumbuhan jamur dan korosi logam.

Demikianlah informasi ini dapat membantu Anda sekalian sebagai acuan kegiatan sehari-hari. (*)