SamarindaTitiknolKaltim

Walikota Samarinda Andi Harun Minta Keterlibatan Mahasiswa dalam Atasi Deforestasi

286
×

Walikota Samarinda Andi Harun Minta Keterlibatan Mahasiswa dalam Atasi Deforestasi

Sebarkan artikel ini
Kawasan terbuka hijau The Gala Puncak, Kalimantan Timur. Jaga hutan RT ini dari cemaran sampah-sampah anorganik, memanfaatkan lahan untuk menanam tumbuhan apotik hidup, buah-buahan dan pohon peneduh.

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Walikota Samarinda, Andi Harun juga mendorong keterlibatan mahasiswa, khususnya dari fakultas hukum untuk mengambil peran strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga kelestarian bumi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 

Ia menyebut mahasiswa hukum memiliki potensi besar untuk menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan edukatif dan advokatif.

Mahasiswa hukum dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Khususnya dalam pencegahan deforestasi dan mitigasi perubahan iklim.

“Melalui berbagai cara strategis yang berfokus pada aspek hukum, edukasi, dan aksi nyata,” katanya.

Ia juga menyinggung peran mahasiswa dalam mendukung implementasi dan penegakan hukum lingkungan, seperti Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dan berbagai regulasi lain di bidang kehutanan.

Sebagai pemimpin daerah, Walikota Andi Harun menegaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda telah menyatakan komitmen menjadi kota percontohan dalam pembangunan berketahanan iklim dan inklusif.

“Melalui program-program adaptasi perubahan iklim dan pelestarian ruang hijau.

Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan agenda tersebut hanya bisa dicapai apabila ada dukungan nyata dari seluruh lapisan masyarakat.

Terakhir, dirinya juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam bidang lingkungan dan mengawal efektivitas penegakan hukum yang terkait.

Oleh karena itu Andi Harun mengajak setiap individu untuk berperan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di Kota Samarinda.

“Bisa melalui tindakan nyata seperti pengurangan penggunaan bahan bakar fosil, pengelolaan sampah yang baik, hemat energi, serta aktif dalam program penghijauan dan pelestarian hutan,” tuturnya. (*)