TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sebagai wilayah pesisir yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pemerintah kelurahan Jenebora berkomitmen akan mempercepat penanganan terkait insiden kebakaran dan upaya penyelamatan di wilayahnya.
Lurah Jenebora, Heru Santoso mengatakan inisiatif ini muncul merespons terjadinya insiden kebakaran yang kerap terlambat bala bantuan dari pusat damkar dan bergantung pada desa-desa tetangga.
“Untuk itu, kami berencana mengalihfungsikan bangunan kantor lama menjadi posko damkar,” kata Heru, Minggu (3/8/2025).
Ia menyebutkan, kantor calon posko damkar dulunya adalah kantor perwakilan kelurahan yang posissinga di samping posyandu dan poliklinik desa (polides), hibah dari masyarakat kelurahan.
“Karena bangunnnya tak difungsikan, maka kami alihkan saja untuk jadi posko damkar,” ucapnya.
Heru menilai, keberadaan posko damkar tampak urgent sekalipun dapat mengandalkan bantuan dari posko terdekat di Kelurahan Sotek dan Maridan, namun jarak tempuhnya terbilang cukup jauh.
“Apalagi dari pusat ibukota PPU (Penajam). Ketika wilayah kami dilanda kebakaran, petugas-petugas baru sampai saat kondisi bangunan sudah ludes dilahap api,” kata Heru.
Menurutnya, kondisi ini amat mengkhawatirkan. Ia mengingat peristiwa sebelumnya dimana petugas datang namun hanya bara api yang mampu dipadamkan karena para petugas harus menempuh perjalanan dengan waktu lama.
“Jaraknya sekitar 40 Km, jadi bangunan habis mereka baru bergegas memadamkan sisa-sisa bara,” imbuhnya.
Ia bilang, berdirinya posko damkar di wilayahnya, berarti pihaknya tak perlu lagi menunggu bantuan datang, baik dari Penajam, Sotek, maupun Maridan.
Inisiatif tersebut juga telah disampaikannha kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU.
“Kami sudah koordinasi dengan DPKP sebagai dinas teknis, dua tim dan armada mereka berencana standby di posko untuk merespon laporan dari tiga kelurahan, yakni Gersik, Jenebora, dan Pantai Lango,” jelasnya.
Heru berharap dengan adanya posko damkar di wilayahnya, aduan masyarakat terkait kebakaran dan penyelamatan dapat ditangani secara tepat dan efisien.
(TN01)












