Penajam

Upacara HUT RI ke-80 di PPU Jadi Momentum Penyaluran Bantuan Pendidikan dan Sosial

245
×

Upacara HUT RI ke-80 di PPU Jadi Momentum Penyaluran Bantuan Pendidikan dan Sosial

Sebarkan artikel ini
Upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih memperingati HUT RI ke-80 di halaman kantor Bupati PPU (ist)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati, Minggu (17/8/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati PPU, Mudyat Noor, itu diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Peringatan HUT RI tahun ini di PPU tidak hanya sebatas upacara, melainkan pemerintah daerah menjadikannya momentum untuk menyalurkan sejumlah bantuan bagi masyarakat.

Mulai dari pemberian beasiswa bagi mahasiswa, bantuan sosial berupa kursi roda bagi penyandang disabilitas, hingga peluncuran perdana Kartu Penajam Cerdas (KPC) bagi siswa baru tingkat SD dan SMP.

“Sesuai tema HUT RI ke-80 bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera dan maju, kita bersama-sama mendukung dan mewujudkan cita-cita bapak presiden Prabowo Subianto. Dengan upacara ini, kita menghadirkan manfaat nyata melalui berbagai program bantuan untuk masyarakat,” ujar Mudyat.

Upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih memperingati HUT RI ke-80 di halaman kantor Bupati PPU (ist)

Ia bilang, pemberian beasiswa merupakan bentuk dukungan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di PPU.

Pemerintah daerah, kata dia, telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia agar mahasiswa asal PPU mendapat akses pendidikan lebih luas.

“Beasiswa ini diharapkan mendorong anak-anak PPU menggapai pendidikan tinggi yang lebih baik,” ucapnya.

Selain itu, bantuan kursi roda dan alat bantu lainnya bagi penyandang disabilitas diberikan sebagai wujud tanggung jawab pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

Momen ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah dalam meluncurkan Kartu Penajam Cerdas (KPC) yang selama ini dinantikan para orang tua siswa baru untuk meringankan beban pendidikan masuk sekolah.

“Untuk tahap awal, KPC diberikan kepada siswa kelas satu SD dan SMP. Ke depan, kami ingin semua murid dari PAUD hingga SMP merasakan manfaat yang sama,” jelas Mudyat.

Baca Juga:   Disperkimtan PPU Segera Serahkan 27 Unit Rumah Bagi Korban Tanah Longsor di Desa Telemow

Disinggung soal pelaksanaan upacara di wilayah IKN, Mudyat mengatakan belum adanya instruksi khusus agar dipusatkan di wilayah IKN.

Adapun, tahun ini pula menjadi upacara pertama yang dipimpinnya sejak dilantik sebagai bupati.

“Belum ada perintah khusus, lagipula ini menjadi apel pertama kamu pasca dilantik menjadi kepala daerah,” tandasnya.

(Advertorial/TN01)