BalikpapanTitiknolKaltim

Kota Aman Dimulai dari Dialog, Respons Pemkot Balikpapan Atas Unjuk Rasa Warga

233
×

Kota Aman Dimulai dari Dialog, Respons Pemkot Balikpapan Atas Unjuk Rasa Warga

Sebarkan artikel ini
DEMO DI BALIKPAPAN - Unjuk rasa di depan gedung Walikota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Senin (25/8/2025) siang berlangsung damai. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mendengarkan suara masyarakat, menyusul aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Balikpapan Melawan.  

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mendengarkan suara masyarakat, menyusul aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Balikpapan Melawan (Bakwan) pada Senin (25/8/2025). 

Aksi tersebut berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, merespons langsung aksi tersebut dan menyampaikan bahwa Pemkot membuka ruang bagi siapa saja yang ingin menyampaikan aspirasi, selama dilakukan dengan tertib dan tidak merusak fasilitas umum.

“Kami tidak anti-kritik. Silakan sampaikan aspirasi, asal tidak anarkis. Kami siap duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” kata Wawali Balikpapan, Bagus Susetyo yang dikutip Titiknol.id.

Aksi yang dilakukan Bakwan menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dirasakan warga, mulai dari kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga isu-isu pelayanan dasar.

Isi Tuntutan Massa Aksi

Massa aksi menyuarakan lima tuntutan utama, yakni:

  • Menolak kenaikan tarif PBB;
  • Mengatasi kelangkaan air bersih;
  • Menuntaskan persoalan banjir;
  • Menertibkan lalu lintas kota;
  • Mengatasi kelangkaan beras serta masalah beras oplosan.

Para demonstran juga mendesak agar Pemkot segera mengambil langkah konkret terhadap berbagai masalah yang langsung berdampak pada kehidupan masyarakat.

Menurut mereka, kebijakan yang diambil pemerintah saat ini dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kebutuhan warga Balikpapan.

Menjaga Kondusivitas Kota

Menanggapi aksi tersebut, Wawali Bagus mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan stabilitas kota.

Ia menekankan pentingnya menjaga Balikpapan sebagai kota yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua.

“Kita semua ingin Balikpapan tetap kondusif, apalagi kita menjadi kota penyangga Ibu Kota Nusantara. Kita harus jaga bersama agar tidak terjadi kegaduhan sosial,” tegasnya.

Wawali Balikpapan, Bagus Susetyo juga menyinggung pentingnya peran masyarakat dalam mengawal pembangunan, namun tetap dengan cara yang positif dan solutif.

Baca Juga:   Wawali Balikpapan Bagus Susetyo Tinjau Progres Pengendalian Banjir Bernilai Rp9,8 Miliar

“Kami mengapresiasi kritik yang membangun. Mari hadirkan solusi dalam setiap kritik yang disampaikan, agar bisa menjadi bahan diskusi bersama,” tambahnya.

Ajak Terlibat dalam Pembangunan

Di akhir pernyataannya, Bagus menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri.

Keterlibatan masyarakat sebagai mitra dalam pembangunan sangat dibutuhkan agar kota ini terus berkembang secara berkelanjutan.

“Pemerintah terbuka terhadap masukan. Tapi mari kita kawal pembangunan dengan cara yang bijak. Bukan sekadar protes, tapi juga menawarkan solusi,” tegasnya. (*)