TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan Panitia Kerja (Panja) Open Government Partnership (OG-P) Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam percepatan pembangunan IKN yang ditargetkan sebagai Ibu Kota Politik pada 2028 mendatang.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut juga merupakan respons atas aspirasi publik mengenai keberlanjutan pembangunan IKN.
Saat ini, pembangunan sudah memasuki tahap kedua dengan berbagai agenda strategis.
“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan komitmen antarinstansi guna mendorong percepatan pembangunan IKN sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028,” ujar Basuki dalam keterangan tertulis, Jumat (18/7/2025).
Basuki menegaskan, Otorita IKN dibentuk untuk menghadirkan birokrasi yang efektif, transparan, dan peduli lingkungan.
Ia berharap model birokrasi ini bisa menjadi contoh bagi kementerian, lembaga, serta instansi yang nantinya berkantor di kawasan IKN.
Selain itu, Basuki menyoroti pentingnya pengelolaan kawasan yang terstruktur, mulai dari aspek akuntabilitas, tata kelola bangunan, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, hingga jaminan pendidikan inklusif bagi seluruh warga.
Termasuk juga fasilitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu sekalian, mudah-mudahan membawa barokah bagi kami. Khususnya, menjadi sumber informasi yang bisa disampaikan ke masyarakat luas mengenai pembangunan di IKN,” ucap Basuki.
Sementara itu, Ketua Panja OG-P BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, menekankan pentingnya peran parlemen dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, kunjungan tersebut diharapkan memberi pandangan baru bagi DPR RI dalam memperkuat prinsip keterbukaan parlemen serta tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik.
“Semoga kunjungan kami ke IKN dapat menjadi momentum penguatan kerja sama eksekutif dan legislatif dalam mendukung kota masa depan yang inklusif dan berteknologi mutakhir,” ujar Husein menutup. (*/)












