TITIKNOL.ID, PENAJAM – SMP Negeri 7 Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), meminta agar bangunan perpustakaan sekolah yang rusak segera dibongkar dan diganti dengan yang baru.
Pasalnya, gedung tersebut kini tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya dan hanya dijadikan gudang penyimpanan.
Permintaan ini muncul setelah DPRD PPU bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) meninjau langsung kondisi sekolah.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat dengar pendapat (RDP) bersama mahasiswa terkait tuntutan perbaikan fasilitas pendidikan di wilayah PPU.
Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menegaskan bahwa kondisi perpustakaan di SMPN 7 Sotek memang sudah tidak layak digunakan.
Karena itu, pihak sekolah meminta agar segera dilakukan pembongkaran sekaligus pembangunan gedung baru.
“Perpustakaan di SMP 7 Sotek yang sekarang jadi gudang itu minta dibongkar, terus dibangunkan baru,” ujar Raup Muin, Jumat (12/9/2025).
Selain kebutuhan perpustakaan, pihak sekolah juga mengusulkan pembangunan pagar sekolah.
Raup menjelaskan bahwa rencana pembangunan perpustakaan akan dimasukkan dalam perencanaan tahun ini, namun skala prioritas tetap ditentukan sesuai kebutuhan paling mendesak.
“Yang namanya kebutuhan sekolah itu tidak akan pernah cukup. Tapi kepala sekolah sudah mengajukan beberapa yang perlu dipercepat,” tambahnya.
Menurut Raup, urgensi terbesar saat ini justru ada pada pembangunan pagar sekolah.
Hal ini mempertimbangkan jumlah murid yang cukup banyak, sementara pagar lama hanya berbahan kayu dan kondisinya sudah rapuh.
“Kondisi pagar di sana itu sudah lama dan masih kayu. Step by step lah, semua butuh perhatian. Nanti tim teknis yang akan mengurus,” tegasnya.
Dengan adanya peninjauan ini, DPRD PPU bersama Disdikpora berkomitmen menindaklanjuti usulan pihak sekolah.
Perbaikan fasilitas pendidikan di PPU diharapkan bisa berjalan bertahap sesuai skala prioritas, agar kebutuhan sekolah benar-benar terpenuhi secara maksimal. (TN01)
DPRD PPU Tinjau SMPN 7 Sotek, Perpustakaan Rusak Diminta Dibongkar dan Bangun Baru












