Penajam

Bupati PPU Tekankan Penguatan Tata Kelola Desa Lewat Sekolah Inovasi

182
×

Bupati PPU Tekankan Penguatan Tata Kelola Desa Lewat Sekolah Inovasi

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Penguatan Tata Kelola Pemerintah Desa melalui Program Sekolah Inovasi Desa. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Qubika, Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (14/9/2025).

‎Acara tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Nicko Herlambang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Tita Deritayati, serta Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna selaku narasumber dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

‎Dalam sambutannya, Bupati Mudyat menekankan pentingnya pemahaman aparatur desa terkait tata kelola pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa kepala desa harus mampu menjadi teladan sekaligus peka dalam mengelola program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

‎“Saya berharap Bimtek ini betul-betul dicermati, dipelajari, dan dimanfaatkan. Banyak program pusat yang bisa dikelola desa, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bisa menjadi berkah, tapi juga bisa menjadi bencana jika tidak disikapi dengan bijak,” ujar Mudyat.

‎Menurutnya, desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan program MBG, mulai dari penyediaan ayam, telur, beras, hingga sayuran.

Karena itu, Mudyat mendorong desa menyiapkan diri dengan membangun kerja sama, menggerakkan koperasi, serta menjaga stabilitas agar tidak menimbulkan inflasi pangan.

‎Bupati menambahkan, desa merupakan ujung tombak pembangunan. Kehadiran Ibu Kota Nusantara di wilayah PPU harus menjadi momentum bagi desa-desa untuk lebih inovatif, mandiri, serta mampu mengelola potensi lokal guna mendukung pembangunan daerah dan nasional.

‎“Program Sekolah Inovasi Desa ini menjadi wadah pembelajaran, tempat kepala desa dan perangkat mengasah keterampilan serta memperkuat wawasan. Harapannya, lahir inovasi segar yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

‎Dalam kesempatan itu, Mudyat juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan.

Baca Juga:   Membuat Rute Baru Jalan Mukmin Faisal-Stadion Batakan Balikpapan, Persingkat Jarak Utara ke Timur

Bupati PPU menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis memperkuat kapasitas aparatur desa.

‎Sementara itu, Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati, menjelaskan bahwa Sekolah Inovasi Desa dilatarbelakangi kebutuhan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Dengan kesadaran atas potensi ekonomi kerakyatan dan sumber daya alam yang dimiliki, desa dapat lebih mudah mengidentifikasi permasalahan sekaligus melahirkan solusi kreatif dan berkelanjutan.

‎Kegiatan ini diikuti 73 peserta yang terdiri dari kepala desa, perangkat desa, pengurus koperasi desa, pengurus BUMDes, anggota BPD, serta pengurus TP PKK desa. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 September 2025. (*/)