TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) di Lapangan Kantor PMI Penajam, Rabu (17/9/2025).
Upacara ini juga diikuti perwakilan dari Kodim 0913 PPU, Polres PPU, Ketua PMI PPU, serta para pelajar tingkat SMP/MTsN dan SMA/SMK yang tergabung dalam barisan peserta.
Suasana peringatan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Tohar menegaskan bahwa peringatan HUT PMI menjadi momen istimewa bagi bangsa Indonesia.
PMI lahir pada 17 September 1945, hanya sebulan setelah proklamasi kemerdekaan, dan sejak saat itu hadir sebagai simbol kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Menurutnya, PMI berdiri dengan semangat universal tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan.
“Tema peringatan tahun ini, Tebarkan Kebaikan, sangat relevan dengan tantangan zaman. Kebaikan adalah bahasa universal yang mampu meruntuhkan sekat-sekat perbedaan,” ungkap Tohar.
Kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR), Tohar memberikan pesan khusus agar menjadikan kegiatan PMR sebagai wadah pembentukan karakter.
Ia menekankan pentingnya sikap peduli, disiplin, serta kesiapan memberikan pertolongan kapanpun dibutuhkan.
Lebih lanjut, Tohar menambahkan bahwa nilai-nilai yang diperoleh dari PMR tidak hanya sekadar keterampilan pertolongan pertama.
Melalui PMR, generasi muda juga belajar tentang tanggung jawab, keikhlasan, dan solidaritas sosial.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan catatan kritis terkait peran PMI di tingkat daerah.
Menurutnya, PMI perlu lebih aktif hadir dalam memenuhi kebutuhan pasien rumah sakit, terutama dalam ketersediaan darah dan pelayanan kemanusiaan lainnya.
“Ini menjadi otokritik kita bersama. PMI harus tampil lebih kuat sebagai jembatan antara manajemen rumah sakit dan kebutuhan pasien,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Tohar mengajak seluruh pihak, terutama generasi muda, untuk terus menebarkan kebaikan, menghidupkan semangat gotong royong, serta menjadikan PMI sebagai inspirasi pengabdian kemanusiaan. (*/)












