Penajam

Hadiri HUT ke-80 PMI, Sekda PPU: Ajak Generasi Muda Tebarkan Kebaikan

99
×

Hadiri HUT ke-80 PMI, Sekda PPU: Ajak Generasi Muda Tebarkan Kebaikan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) di Lapangan Kantor PMI Penajam, Rabu (17/9/2025).

‎Upacara ini juga diikuti perwakilan dari Kodim 0913 PPU, Polres PPU, Ketua PMI PPU, serta para pelajar tingkat SMP/MTsN dan SMA/SMK yang tergabung dalam barisan peserta.

‎Suasana peringatan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan.

‎Dalam sambutannya, Tohar menegaskan bahwa peringatan HUT PMI menjadi momen istimewa bagi bangsa Indonesia.

‎PMI lahir pada 17 September 1945, hanya sebulan setelah proklamasi kemerdekaan, dan sejak saat itu hadir sebagai simbol kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

‎Menurutnya, PMI berdiri dengan semangat universal tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan.

‎“Tema peringatan tahun ini, Tebarkan Kebaikan, sangat relevan dengan tantangan zaman. Kebaikan adalah bahasa universal yang mampu meruntuhkan sekat-sekat perbedaan,” ungkap Tohar.

‎Kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR), Tohar memberikan pesan khusus agar menjadikan kegiatan PMR sebagai wadah pembentukan karakter.

‎Ia menekankan pentingnya sikap peduli, disiplin, serta kesiapan memberikan pertolongan kapanpun dibutuhkan.

‎Lebih lanjut, Tohar menambahkan bahwa nilai-nilai yang diperoleh dari PMR tidak hanya sekadar keterampilan pertolongan pertama.

‎Melalui PMR, generasi muda juga belajar tentang tanggung jawab, keikhlasan, dan solidaritas sosial.

‎Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan catatan kritis terkait peran PMI di tingkat daerah.

‎Menurutnya, PMI perlu lebih aktif hadir dalam memenuhi kebutuhan pasien rumah sakit, terutama dalam ketersediaan darah dan pelayanan kemanusiaan lainnya.

‎“Ini menjadi otokritik kita bersama. PMI harus tampil lebih kuat sebagai jembatan antara manajemen rumah sakit dan kebutuhan pasien,” tegasnya.

‎Mengakhiri sambutannya, Tohar mengajak seluruh pihak, terutama generasi muda, untuk terus menebarkan kebaikan, menghidupkan semangat gotong royong, serta menjadikan PMI sebagai inspirasi pengabdian kemanusiaan. (*/)

Baca Juga:   Lahan Siap, Pembangunan BLK PPU Terganjal Biaya