TITIKNOL.ID – Keputusan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, untuk tidak memanggil Nadeo Argawinata dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, menimbulkan tanda tanya besar.
Dari daftar yang dirilis, Kluivert hanya memanggil tiga penjaga gawang: Emil Audero, Maarten Paes, dan Ernando Ari.
Nama Nadeo yang tampil konsisten bersama Borneo FC musim ini justru terpinggirkan.
Padahal, kiper berusia 28 tahun itu sedang berada dalam performa impresif di Super League 2025/2026.
Dari enam laga yang dilakoninya, Nadeo sukses mencatatkan tiga kali clean sheet.
Catatan tersebut bahkan lebih baik dibandingkan Ernando Ari dari Persebaya Surabaya, yang hanya mencatat dua kali clean sheet.
Fakta ini membuat absennya Nadeo kian dipertanyakan publik.
Terbaru, Nadeo tampil gemilang saat Borneo FC menundukkan Persija Jakarta dengan skor 3-1, Minggu (28/9/2025).
Meski kebobolan sekali, performanya menuai pujian tinggi dari pelatih Fabio Lefundes.
“Nadeo tampil luar biasa, hasil dari kerja kerasnya. Walaupun dia tidak dipanggil Timnas, saya tidak bisa berkomentar. Tetapi bagus juga karena dia bisa tetap bersama kami,” ujar Lefundes dikutip dari laman resmi ILeague.
Menurut pelatih asal Brasil itu, absennya Nadeo justru memberi keuntungan tersendiri bagi Borneo FC.
Sebab sang kiper bisa tetap fokus berlatih dan memperkuat tim dalam persaingan liga.
Sementara itu, Timnas Indonesia justru tengah diterpa kabar kurang mengenakkan.
Emil Audero masih dibekap cedera dan belum bisa dipastikan kapan kembali pulih, sedangkan Maarten Paes juga belum fit setelah absen sejak Agustus lalu.
Kondisi tersebut membuat hanya Ernando Ari yang benar-benar siap bermain.
Situasi ini menambah sorotan publik terhadap keputusan Kluivert yang tidak memanggil Nadeo, meski performanya di liga jauh lebih stabil. (*)










