TarakanTitiknolKaltara

‎Gempa M4,8 Guncang Tarakan, Getaran Terasa hingga Berau dan Nunukan

207
×

‎Gempa M4,8 Guncang Tarakan, Getaran Terasa hingga Berau dan Nunukan

Sebarkan artikel ini
Peta informasi gempa bumi pada Kamis (12/6/2025) siang

TITIKNOL.ID, TARAKAN – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 4,8 mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara, pada Rabu (5/11/2025) sore pukul 17.37 WIB.

‎Getaran cukup kuat terasa hingga sejumlah daerah di Kalimantan Utara dan sebagian Kalimantan Timur.

‎Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 3,33° Lintang Utara dan 117,82° Bujur Timur, atau sekitar 24 kilometer tenggara Tarakan. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.

‎Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, M.Si, menjelaskan bahwa gempa ini tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas Sesar Tarakan yang dikenal aktif memicu guncangan di kawasan pesisir Kalimantan bagian utara.

‎“Jenis gempa ini termasuk gempa kerak dangkal akibat aktivitas sesar aktif di sekitar Tarakan,” jelas Rasmid dalam keterangan resminya, Rabu (5/11).

‎Getaran gempa dirasakan cukup kuat di Kota Tarakan dengan intensitas IV-V MMI, yang artinya getaran terasa oleh hampir semua penduduk, beberapa benda pecah, hingga barang besar bergoyang.

Sementara itu, di Tanjung Selor, Berau, dan Nunukan, guncangan dirasakan dengan intensitas III-IV MMI, serta di Malinau sekitar III MMI.

‎Meski demikian, hingga kini tidak ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

‎Hasil pemantauan BMKG hingga pukul 17.51 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

‎BMKG mengimbau warga untuk memeriksa kondisi bangunan masing-masing sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah

‎, terutama jika terdapat retakan atau kerusakan yang dapat membahayakan.

‎“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal resmi seperti situs bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial terverifikasi @infoBMKG,” tutup Rasmid. (*/)