TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur 2025 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menyoroti kesiapan akomodasi tuan rumah.
Anggota DPRD PPU, Abdul Rahman Wahid, menilai keterbatasan hotel dan penginapan menjadi catatan penting untuk agenda besar daerah ke depan.
Wahid menyebut gelaran POPDA yang tengah berlangsung, sejak dimulainya perhelatan pada 20 hingga 27 November mendatang, seluruh hotel di Penajam penuh.
Akibatnya, sebagian kontingen luar daerah harus menumpang di rumah warga.
Kondisi ini, menurut dia, perlu diantisipasi sejak awal melalui koordinasi yang lebih kuat antarinstansi.
“Keterbatasan penginapan ini memang kemampuan PPU masih kurang. Hotel-hotel penuh semua. Harusnya koordinasi KONI dengan Disdikpora lebih dimantapkan. Ini penting sebagai catatan untuk event besar ke depan,” ujar Wahid, Minggu (23/11/2025).
Ia menilai penyediaan tempat tinggal yang tidak merata dapat memengaruhi citra PPU sebagai tuan rumah ajang bergengsi tingkat provinsi.
“Jangan sampai atlet dari daerah lain datang tapi tidak kebagian penginapan. Ini tentu mengurangi kesan kesiapan PPU,” tambahnya.
Selain akomodasi, Wahid juga mengakui bahwa penunjukan PPU sebagai tuan rumah POPDA telah menghadapi sejumlah kendala lain sejak awal, seperti keterbatasan venue hingga urusan pembiayaan kegiatan.
Meski begitu, ia tetap memberi apresiasi terhadap seluruh pihak yang bekerja keras menyukseskan perhelatan olahraga pelajar terbesar di Kaltim tersebut.
“Ya tentu kita berharap, Semoga seluruh rangkaian POPDA di PPU ini bisa berjalan lancar dan sukses sampai penutupan,” ujar Wahid.
(TN01/Advertorial)












