TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda kini tengah bergemuruh menyambut laga akbar.
Hingga pekan ke-13 Super League, Borneo FC Samarinda tampil digdaya, mencatatkan rekor tak terkalahkan.
Tim berjuluk Pesut Etam ini berambisi besar memperpanjang catatan emas mereka menjadi 12 kemenangan berturut-turut.
Panggung sudah disiapkan di markas keramat mereka, Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (30/11/2025), saat menjamu lawan tangguh, Bali United.
Optimisme Menggebu dari Dinding Taktik
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menyambut tantangan ini dengan penuh keyakinan.
Persiapan Borneo FC Samarinda sungguh luar biasa. Borneo FC memiliki waktu yang ideal untuk mematangkan segalanya.
Ini adalah pertandingan yang sangat penting dan Borneo FC telah bersiap sepenuhnya untuk menghadapi Bali United.
“Semoga besok, kami bisa mengamankan hasil yang memuaskan,” ujar Lefundes saat konferensi pers jelang laga, Sabtu (29/11/2025).
Di lini pertahanan, bek tangguh, Westerley Garcia Noguera atau akrab disapa Caxambu, menyoroti pentingnya kerja keras di setiap pertandingan.
“Persiapan tim sangat baik. Pekan ini kami dikejar untuk menemukan formula terbaik demi mengatasi setiap lawan. Harapannya, hasil positif akan menyertai perjuangan kami,” ucap Caxambu.
Menganalisis Ancaman ‘Jet Darat’ Lawan
Caxambu, yang bertugas sebagai palang pintu utama, mengaku telah melakukan analisis mendalam terhadap penyerang sayap andalan Bali United asal Belanda, Thijmen Goppel.
“Aku telah banyak mempelajari lawan yang akan kami hadapi. Kami akan berusaha keras dan berjuang semaksimal mungkin. Semoga penampilan kami besok akan jauh lebih baik,” tambahnya.
Fabio Lefundes fokus meracik skenario untuk meredam senjata utama tim tamu: serangan balik (counter attack).
“Kami menyadari bahwa setiap tim yang datang ke sini (Stadion Segiri) cenderung mengubah struktur permainan mereka. Selama ini kami berhasil mendapatkan hasil yang baik, namun lawan biasanya datang dengan formasi yang berbeda,” jelas Lefundes.
Lefundes mencatat bahwa dari tujuh pertandingan terakhir, beberapa tim datang bermain agresif, tetapi mayoritas tim lain terutama yang datang mengubah struktur, memilih untuk fokus pada skema serangan balik cepat.
“Contohnya, Madura United datang dengan pelatih dan gaya bermain yang baru, dan kemungkinan besar mereka juga mencari peluang lewat serangan balik. Tapi tim kami sudah siap, dan para pemain sudah tahu bagaimana cara mengatasinya,” tegasnya.
Sejujurnya, aku tidak terlalu mengkhawatirkan apa pun yang bisa dilakukan lawan di sini.
“Kekhawatiran dan fokus utamaku adalah bagaimana tim bisa mengeksekusi skenario yang telah kami siapkan, dan kami sangat siap untuk itu,” pungkas Lefundes. (*)










