Hanya dalam sekejap, api yang dipicu korsleting listrik hanguskan permukiman padat di Balikpapan Utara dan memakan korban jiwa. Pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu waspada akan instalasi listrik di rumah
TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Suasana tenang di kawasan Jalan Strat Tiga, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur berubah menjadi mencekam pada Kamis (18/12/2025) malam.
Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 24, yang merenggut nyawa seorang siswi sekolah dasar berusia 11 tahun.
Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Agus Fitriadi, mengonfirmasi bahwa api mulai berkobar sekitar pukul 22.20 Wita.
Si jago merah menghanguskan satu unit rumah semipermanen (tembok dan kayu) yang terbagi menjadi tiga petak sewa.
Kronologi Kejadian dan Dugaan Korsleting
Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi, api diduga berasal dari gangguan arus pendek listrik.
AS (30), salah satu penyewa rumah, menceritakan bahwa sebelum api membesar, sempat terjadi korsleting yang memicu munculnya api di bagian plafon.
Sekitar pukul 22.00 Wita, terjadi korsleting listrik dan tiba-tiba api membakar plafon.
“Saksi spontan menyelamatkan kedua anaknya dan berteriak meminta pertolongan,” ungkap AKP Agus Fitriadi yang dikutip Titiknol.id pada Jumat (19/12/2025).
Sementara itu, saksi lain berinisial AD (30) mengaku baru menyadari kebakaran saat mendengar teriakan warga dari luar rumah.
Ketika ia keluar kamar, api sudah menjalar hampir ke seluruh bagian bangunan, hingga ia terpaksa menyelamatkan diri melalui pintu samping.
Musibah ini menyisakan duka mendalam dengan gugurnya SAR (11), seorang anak perempuan yang beralamat di Jalan Indrakila, RT 24.
Selain korban jiwa, satu orang berinisial AI (25) dilaporkan mengalami luka bakar di bagian tangan kiri dan kaki kiri, dan segera mendapatkan perawatan medis.
Rumah yang terbakar tersebut diketahui milik SZ (46), warga Balikpapan Utara, yang saat kejadian sedang tidak berada di lokasi. Salah satu petak rumah tersebut selama ini difungsikan sebagai toko sembako.
Pemadaman dan Kerugian
Upaya pemadaman berlangsung dramatis. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan sejumlah unit armada ke lokasi kejadian yang padat penduduk.
Api baru berhasil dikuasai sepenuhnya sekitar pukul 23.45 Wita, setelah proses pemadaman yang dilanjutkan dengan pendinginan.
Selain bangunan rumah, satu unit sepeda motor dan harta benda di dalamnya ikut hangus tak bersisa.
Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Penyebab pastinya masih dalam pemeriksaan petugas,” tutup AKP Agus Fitriadi. (*)












