TITIKNOL.ID — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyiapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di kawasan IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan fasilitas pendidikan dilakukan secara paralel dengan penyediaan berbagai layanan pendukung lainnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
“Pembangunan fasilitas pendidikan berjalan paralel, dengan penyediaan layanan pendukung lainnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP),” ujar Basuki Hadimuljono saat ditemui di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan secara bersamaan tersebut bertujuan agar proses hunian dan aktivitas sosial masyarakat di IKN dapat berlangsung secara beriringan dan saling mendukung.
Basuki menjelaskan, model pendidikan terpadu yang disiapkan Otorita IKN diharapkan mampu memudahkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, meningkatkan kualitas layanan, serta menekan kebutuhan mobilitas harian warga.
Selain itu, dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dinilai sangat penting untuk mempercepat penyediaan layanan publik, termasuk sektor pendidikan, agar pembangunan dan pengembangan IKN berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Area pendidikan di KIPP IKN sendiri dirancang sebagai layanan terpadu yang mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Area pendidikan itu untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan tinggal dan beraktivitas di IKN,” kata Basuki.
Ia menambahkan, saat ini infrastruktur pendidikan di KIPP IKN tengah memasuki tahap persiapan menjelang tahun ajaran 2026/2027.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah SMA Taruna Nusantara yang ditargetkan mulai menerima peserta didik pada tahun 2026.
Basuki menegaskan, keberadaan sekolah-sekolah tersebut akan melengkapi ekosistem pendidikan IKN sebagai fondasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, dengan fokus pada pembentukan karakter, daya saing, serta wawasan kebangsaan. (*/)












