TITIKNOL.ID – Thomas AM Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Keputusan tersebut diambil dalam rapat internal Komisi XI DPR RI dan disepakati secara kolektif sebagai pengganti Deputi Gubernur BI sebelumnya, Juda Agung, yang mengundurkan diri.
“Dalam rapat internal Komisi XI diputuskan bahwa yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, pengganti Bapak Juda Agung, adalah Bapak Thomas AM Djiwandono. Keputusan ini disepakati bersama sebagai keputusan Komisi XI,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun.
Sebelum terpilih sebagai Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
Ia pertama kali dilantik sebagai Wamenkeu pada masa Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, pada 18 Juli 2024.
Thomas kemudian kembali dipercaya mengemban jabatan Wamenkeu dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia dilantik pada 21 Oktober 2024 bersama dua Wamenkeu lainnya, yakni Suahasil Nazara dan Anggito Abimanyu, yang kini menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam proses pengisian jabatan Deputi Gubernur BI, Thomas diusulkan bersama dua calon lainnya, yakni Dicky Kartikoyono dan Solikin M Juhro, untuk menggantikan posisi Juda Agung.
Usulan ketiga nama tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo kepada Presiden Prabowo Subianto pada 14 Januari 2026.
“Saya sebagai Gubernur BI pada 14 Januari 2026 menyampaikan kepada Bapak Presiden rekomendasi tiga calon Deputi Gubernur BI, yaitu Bapak Thomas Djiwandono, Bapak Dicky Kartikoyono, dan Bapak Solikin M Juhro,” kata Perry Warjiyo dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Selanjutnya, Presiden Prabowo meneruskan usulan tersebut kepada DPR RI untuk menjalani proses persetujuan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, termasuk pelaksanaan fit and proper test di Komisi XI.
“Bapak Presiden telah menyampaikan usulan tiga calon Deputi Gubernur tersebut kepada DPR RI untuk mendapatkan persetujuan sesuai ketentuan undang-undang. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada DPR untuk memberikan persetujuan terhadap salah satu calon,” jelas Perry.
Hasilnya, Komisi XI DPR RI menetapkan Thomas AM Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia yang baru.
Profil singkat Thomas Djiwandono
Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (19/1/2026), Thomas merupakan salah satu keponakan Prabowo.
Dia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Biantiningsih Miderawati. Ibunya adalah kakak kandung Prabowo.
Thomas sempat mengawali kariernya di dunia media beberapa tahun. Pria yang akrab disapa Tommy ini pun pernah bekerja sebagai analisis keuangan di Whitlock NatWest Securities, Hong Kong.
Kemudian pada 2006 kariernya terus meningkat saat pamannya, Hashim Djojohadikusumo memintanya untuk membantu di Arsari Group, perusahaan agrobisnis.
Dalam kesempatan itu, Thomas menjabat Deputi CEO. Dalam bidang politik, Thomas pernah menjabat sebagai Bendahara Umum Gerindra.
Namun kini, Thomas sudah mundur dari Gerindra dan suratnya sudah diperlihatkan di hadapan Komisi XI DPR saat fit and proper test Deputi Gubernur BI. (*/)












