Stadion Batakan memanggil! Persiba Balikpapan bersiap hadapi laga hidup-mati kontra Deltras FC. Mampukah Beruang Madu amankan 3 poin dan menjauh dari zona degradasi?
TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Stadion Batakan bersiap menjadi saksi perjuangan krusial Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship League.
Skuad Beruang Madu, Persiba Balikpapan, dijadwalkan menjamu tamu kuat, Deltras FC, pada Sabtu malam (31/1/2026), dengan kick-off dimulai pukul 20.00 Wita.
Rangkaian agenda pertandingan akan dimulai satu hari sebelumnya, yakni Jumat 30 Januari 2026.
Media Officer Persiba Balikpapan, Prima Zhuriza, menjelaskan bahwa seluruh tahapan teknis telah disusun rapi untuk memastikan laga berjalan lancar.
Agenda dimulai dengan Match Coordination Meeting (MCM) pada pukul 14.00 Wita sebagai forum sinkronisasi antara panitia, perangkat pertandingan, dan kedua tim, yang kemudian dilanjutkan dengan gladi bersih atau rehearsal pertandingan.
Kedua tim juga mendapatkan jatah latihan resmi (Official Training) dan konferensi pers sebelum pertandingan:
Untuk Deltras FC, dijadwalkan melakukan konferensi pers pada pukul 14.45 WITA, disusul latihan resmi di lapangan Batakan pada pukul 15.00–16.00 Wita.
Bagi Persiba Balikpapan, akan menggelar konferensi pers pada sore hari pukul 17.15 WITA, kemudian dilanjutkan dengan pemantapan strategi terakhir melalui latihan resmi pukul 17.30–18.30 Wita.
Kesiapan Panpel dan Keamanan
Panitia Pelaksana (Panpel) telah menunjuk tim solid untuk mengawal laga ini. Rizki Pratama bertugas sebagai LOC Chairman didampingi Maulana Abdillah selaku General Coordinator.
Di sektor kesehatan, Dr. Nursakti telah menyiagakan dukungan medis dengan RS Siloam dan RS Kanujoso Djatiwibowo sebagai rumah sakit rujukan utama.
Untuk akomodasi, Persiba Balikpapan memilih menetap di Asrama Lanud Dhomber, sementara tim tamu Deltras FC menginap di Hotel Whizz Prime Balikpapan.
Momentum Harga Mati
Pertandingan ini diprediksi bakal berlangsung dengan intensitas tinggi. Bagi Persiba Balikpapan, tiga poin di kandang sendiri adalah harga mati.
Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk melanjutkan tren positif sekaligus memperlebar jarak dari zona degradasi demi mengamankan posisi di kompetisi musim ini.
(*)












