SamarindaTitiknolKaltim

Tampil Futuristik, Masjid Ash-Shabirin Kini Jadi Landmark Baru Samarinda Seberang

60
×

Tampil Futuristik, Masjid Ash-Shabirin Kini Jadi Landmark Baru Samarinda Seberang

Sebarkan artikel ini
WISATA RELIGI SAMARINDA - Wajah kawasan Samarinda Seberang kini semakin menawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menuntaskan revitalisasi Masjid Ash-Shabirin di Kelurahan Sungai Keledang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
WISATA RELIGI SAMARINDA - Wajah kawasan Samarinda Seberang kini semakin menawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menuntaskan revitalisasi Masjid Ash-Shabirin di Kelurahan Sungai Keledang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Lupakan kesan lama yang identik dengan warna kuning-hijau. Kini, Masjid Ash-Shabirin di Sungai Keledang tampil memukau dengan desain futuristik dan arsitektur melingkar yang unik. Inilah wajah baru kebanggaan warga Samarinda Seberang

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Wajah kawasan Samarinda Seberang kini semakin menawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menuntaskan revitalisasi Masjid Ash-Shabirin di Kelurahan Sungai Keledang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Masjid yang dulunya identik dengan warna kuning dan hijau ini, kini bertransformasi menjadi bangunan modern, futuristik, dan bebas banjir.

Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, meninjau langsung hasil pembangunan tersebut pada Kamis (26/3/2026). Ia mengapresiasi kolaborasi erat antara pemerintah dan pengurus masjid yang aktif mengawal proses renovasi hingga tuntas.

Perubahan paling mencolok terlihat pada arsitektur bangunan yang kini didominasi warna abu-abu dengan desain melingkar yang dinamis.

Menurut Andi Harun, pemilihan desain non-konvensional ini memang disengaja agar Masjid Ash-Shabirin memiliki karakter kuat.

“Kita sengaja memilih desain yang unik dan khas supaya bisa menjadi ikon baru, khususnya di Samarinda Seberang. Syukur-syukur bisa menjadi landmark kota,” ujar Walikota Andi Harun.

Selain estetika, aspek fungsional menjadi prioritas. Struktur bangunan telah diperkuat untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

Dengan pencahayaan ornamen yang artistik, masjid ini tetap terlihat megah meski dipandang dari kejauhan pada malam hari.

Destinasi Wisata Religi Baru

Keunikan arsitektur Masjid Ash-Shabirin ternyata mulai menarik perhatian publik. Banyak warga yang datang berkunjung hanya untuk mengagumi keindahan bangunannya.

Hal ini membuka peluang bagi masjid ini untuk menjadi destinasi wisata religi baru di Kota Tepian.

Kehadiran wajah baru Ash-Shabirin sekaligus memperkuat identitas sejarah keislaman di Samarinda Seberang, menyusul keberadaan Masjid Shiratal Mustaqim—masjid tertua di Samarinda yang terletak di Kelurahan Masjid.

Baca Juga:   Disdikpora PPU Terapkan Guru Piket Selama Libur Panjang Sekolah

Proyek revitalisasi ini menelan anggaran sekitar Rp20,7 miliar. Meski bangunan utama telah rampung, Andi Harun menjelaskan bahwa masih ada sisa pekerjaan untuk menyempurnakan fasilitas pendukung.

“Masih ada pekerjaan lanjutan sekitar Rp5 miliar untuk perluasan area parkir, pembangunan taman, plafon bagian luar, dan beberapa detail lainnya. Insya Allah minggu depan mulai dilanjutkan,” terangnya.

Walikota Andi Harun berharap, setelah seluruh tahapan tuntas 100 persen, masjid ini tidak hanya menjadi kebanggaan warga setempat, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang nyaman bagi seluruh masyarakat Samarinda.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Sekda Kota Samarinda, H. Hero Mardanus Satyawan, Ketua TWAP Syaparuddin, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait.

(*)