SamarindaTitiknolKaltim

Wawali Samarinda Gerak Cepat Kendalikan Inflasi, Distribusi dan Harga Pangan Jadi Fokus‎

5
×

Wawali Samarinda Gerak Cepat Kendalikan Inflasi, Distribusi dan Harga Pangan Jadi Fokus‎

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bergerak cepat merespons potensi kenaikan harga bahan pokok. Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin (27/4/2026)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bergerak cepat merespons potensi kenaikan harga bahan pokok.

Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Senin (27/4/2026) pagi.

‎Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri tersebut bertujuan memastikan stabilitas harga tetap terjaga di tengah tekanan komoditas pangan.

‎Dalam forum itu, inflasi nasional hingga Maret tercatat sebesar 0,94 persen.

Meski masih dalam batas aman, angka tersebut menunjukkan tren kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

‎Tekanan inflasi dipicu oleh lonjakan harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, cabai, daging ayam ras, hingga emas perhiasan.

Sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia bahkan mencatat kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi.

‎Usai mengikuti rakor, Wawali langsung menggelar pembahasan internal bersama jajaran terkait. Fokus diarahkan pada penguatan distribusi dan infrastruktur logistik agar pasokan tetap lancar.

‎Sinergi lintas sektor pun diperkuat, termasuk melibatkan Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian untuk mengawasi kendaraan angkutan barang serta penertiban kendaraan overdimension dan overloading (ODOL).

‎“Distribusi harus lancar, harga harus terkendali. Kita tidak boleh lengah terhadap potensi permainan pasar,” tegasnya.

‎Pengawasan pasar juga diperketat melalui Satgas Pangan untuk memantau pergerakan harga serta mengantisipasi praktik penimbunan dan spekulasi.

Di sisi lain, Pemkot mendorong program Gerakan Pangan Murah dan distribusi beras SPHP guna menjaga daya beli masyarakat.

‎Selain itu, penguatan produksi lokal dan perbaikan rantai distribusi menjadi fokus jangka panjang.

Pemkot Samarinda memastikan langkah cepat dan terukur terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. (Advertorial)