TITIKNOL.ID, PENAJAM – Ketua LSM Guntur Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kasim Assegaf, meminta pemerintah memberikan perhatian lebih kepada masyarakat, khususnya kelompok tani, dalam menghadapi berbagai tekanan ekonomi yang dirasakan saat ini.
Menurut Kasim, kondisi ekonomi masyarakat semakin berat akibat meningkatnya harga sejumlah kebutuhan, termasuk bahan bakar minyak (BBM).
Situasi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap biaya hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.
Ia menilai kenaikan harga BBM non-subsidi yang diikuti meningkatnya antrean pada BBM bersubsidi menjadi salah satu indikator bahwa beban ekonomi masyarakat semakin bertambah.
“Kenaikan harga BBM dan kebutuhan lainnya semakin memperparah kondisi yang saat ini dihadapi masyarakat,” ujar Kasim.
Karena itu, ia berharap pemerintah dapat hadir dengan berbagai kebijakan dan program yang mampu membantu masyarakat, terutama kelompok tani, agar tetap produktif di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Menurutnya, petani membutuhkan solusi konkret yang dapat mengurangi beban hidup sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha pertanian secara berkelanjutan.
“Kelompok tani sangat berharap pemerintah memberikan solusi yang positif untuk mengurangi beban hidup rakyat kecil yang semakin berat,” katanya.
Kasim menilai sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat untuk bertahan dan meningkatkan kesejahteraan di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Oleh karena itu, sektor tersebut perlu mendapat dukungan yang lebih besar dari pemerintah.
Ia juga mendorong agar pemerintah tidak hanya memberikan bantuan, tetapi turut melakukan pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas petani.
Dengan dukungan tersebut, petani diharapkan mampu berkembang menjadi lebih mandiri, produktif, dan berkontribusi terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan, khususnya di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Kasim, sinergi antara pemerintah, Otorita IKN, dan pihak terkait lainnya sangat diperlukan untuk memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. (*/)












