TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) guna mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah.
Salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah pemanfaatan dan pemeliharaan ruas jalan yang menghubungkan kedua provinsi.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, saat memimpin kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, terutama bagi wilayah perbatasan dan pedalaman Kaltara.
Ingkong mengatakan, jalan yang mantap menjadi faktor penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di kedua daerah.
”Keberadaan ruas jalan merupakan urat nadi konektivitas antarprovinsi yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, pengembangan kawasan perbatasan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta pemerataan pembangunan,” ujar Ingkong.
Ia menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi langkah-langkah percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kepentingan bersama antara Kaltara dan Kaltim.
Bagi Pemprov Kaltara, akses jalan menuju Kalimantan Timur menjadi salah satu prioritas karena dinilai mampu membuka keterisolasian wilayah pedalaman, memperlancar arus logistik, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ingkong juga mengapresiasi komitmen Pemprov Kaltim yang terus mendukung penguatan kerja sama lintas daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang terjalin akan memberikan manfaat besar bagi kelancaran konektivitas dan distribusi logistik antarwilayah.
Sebelumnya, komitmen tersebut telah dituangkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov Kaltim dan Pemprov Kaltara pada 7 Agustus 2025 di Tarakan.
Kerja sama itu mencakup pembangunan jalan perbatasan yang menghubungkan Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, sepanjang 120 kilometer dengan Kecamatan Apau Kayan, Kabupaten Malinau, sepanjang 22 kilometer.
Pemprov Kaltara berharap sinergi yang terus diperkuat bersama Pemprov Kaltim mampu mempercepat terwujudnya konektivitas yang andal.
Dengan demikian, akses ekonomi masyarakat semakin terbuka, pelayanan publik meningkat, dan pembangunan di kawasan perbatasan dapat berlangsung lebih merata. (Advertorial/dkisp)












