TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kemarau panjang menyebabkan debit air baku di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) terus menurun. Kondisi tersebut membuat Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lawe-Lawe berkapasitas 200 liter per detik terpaksa dihentikan sementara.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pengelola air minum daerah, IPA 200 liter per detik Lawe-Lawe dinyatakan off total mulai Jumat (4/9/2026) pukul 11.00 WITA.
IPA tersebut selama ini melayani kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Penajam, mulai dari wilayah Petung hingga Pelabuhan Penajam.
Penghentian operasional dilakukan karena debit air baku yang tersedia tidak lagi memenuhi kapasitas yang dipersyaratkan untuk proses pengolahan pada IPA berkapasitas 200 liter per detik.
Selain debit yang terus menurun, kondisi sedimen dan kualitas air baku juga dinilai berpotensi mengganggu bahkan merusak infrastruktur pengolahan apabila proses produksi tetap dipaksakan.
Saat ini, tim pengelola air minum daerah bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU masih berupaya mencari sumber air baku alternatif. Salah satunya dengan melakukan pengaliran air dari rawa-rawa yang masih menyimpan cadangan air untuk dimanfaatkan sebagai sumber air baku.
Sebagai langkah sementara, pengelola akan mengaktifkan IPA sumur dalam dengan kapasitas sekitar 20 liter per detik.
Namun, kapasitas tersebut belum diperuntukkan untuk menggantikan produksi IPA utama secara penuh. Air dari IPA sumur dalam akan digunakan untuk memenuhi cadangan air bersih pada unit reservoir IPA Utama Lawe-Lawe.
Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat kebutuhan air bersih masyarakat tetap harus dipenuhi di tengah kemarau panjang yang menyebabkan ketersediaan air baku semakin terbatas.
Pengelola bersama Dinas PUPR PPU terus melakukan upaya untuk mendapatkan sumber air baku yang masih memungkinkan digunakan, sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Masyarakat yang berada di wilayah pelayanan IPA Lawe-Lawe diimbau untuk menggunakan air secara hemat dan bijak selama kondisi kekeringan berlangsung.
Pemerintah daerah dan pengelola air minum akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi sumber air baku serta perkembangan situasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. (*/)
Kemarau Panjang, IPA Lawe-Lawe Off Total, Distribusi Air Bersih ke Penajam Terdampak












