SendawarTitiknolKaltim

MTQ ke-18 Kutai Barat Digelar di Melak, Wakil Bupati Nanang Adriani Minta Panitia Bergerak Cepat

8
×

MTQ ke-18 Kutai Barat Digelar di Melak, Wakil Bupati Nanang Adriani Minta Panitia Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kutai Barat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 Tahun 2026 di Kecamatan Melak, Jumat (25/9/2026).

TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) H. Nanang Adriani selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kutai Barat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 Tahun 2026 di Kecamatan Melak, Jumat (25/9/2026).
‎
‎Rakor yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat tersebut menjadi bagian dari pematangan persiapan Kecamatan Melak sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-18.
‎
‎Dalam sambutannya, Nanang menegaskan MTQ bukan hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan seni Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk memperkuat syiar Islam, persaudaraan dan kebersamaan, sekaligus membina mental serta spiritual generasi muda di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
‎
‎“Pelaksanaan MTQ ke-18 tahun ini menunjuk Kecamatan Melak sebagai tuan rumah. Tugas ini merupakan amanah besar yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
‎
‎Karena itu, Nanang meminta seluruh unsur kepanitiaan memperkuat koordinasi dan bergerak cepat dalam mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan.
‎
‎Ia menekankan sejumlah aspek teknis yang harus dipersiapkan secara matang, mulai dari lokasi kegiatan, akomodasi kafilah, transportasi, pelayanan kesehatan, keamanan hingga fasilitas pendukung lainnya.
‎
‎“Melalui rapat koordinasi ini, kami meminta kepada ketua pelaksana bersama seluruh panitia untuk bergerak cepat dalam mematangkan seluruh aspek teknis,” jelasnya.
‎
‎Selain kesiapan penyelenggaraan, Nanang meminta LPTQ bersama Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat terus memperkuat pembinaan peserta secara intensif dan berkelanjutan.
‎
‎Pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan qari, qariah dan hafiz berkualitas yang tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu melanjutkan kompetisi pada tingkat provinsi hingga nasional.
‎
‎“Kita ingin melahirkan qari, qariah, dan hafiz berkualitas yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat kabupaten, tetapi juga siap mengharumkan nama Kutai Barat di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
‎
‎Nanang juga mengingatkan seluruh pihak bahwa waktu pelaksanaan MTQ ke-18 semakin dekat. Untuk itu, komunikasi antara panitia, LPTQ, pemerintah kecamatan, Kementerian Agama dan pihak terkait lainnya perlu terus diperkuat.
‎
‎Menurutnya, koordinasi yang intensif diperlukan agar setiap kebutuhan maupun potensi kendala dapat diidentifikasi dan ditangani sejak awal.
‎
‎“Melalui Rakor ini, saya mengajak seluruh pihak untuk mengesampingkan ego sektoral dan menyatukan visi. Selesaikan semua potensi kendala secara musyawarah dan mufakat agar kendala operasional di lapangan dapat diminimalisir sedini mungkin,” pungkasnya.
‎
‎Rakor turut dihadiri Plt. Asisten Perekonomian, Pembangunan dan SDA (Asisten II) Sekretariat Kabupaten Kutai Barat Suwito, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat H. A. Johan, Ketua Masjid Al-Muttaqin Islamic Center Ikran, para Kepala KUA, ketua dan pengurus LPTQ kecamatan se-Kabupaten Kutai Barat, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
‎
‎Melalui koordinasi sejak tahap persiapan, seluruh pihak diharapkan dapat menyatukan langkah untuk menyukseskan MTQ ke-18 Tahun 2026 di Kecamatan Melak sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*/)