Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, H. Usman menyerahkan bendera Provinsi Kaltara kepada ketua kontingen Kaltara untuk mengikuti Jumbara PMR Tingkat Nasional IX 2023 di Provinsi Lampung. Pelepasan dilaksanakan di Kota Tarakan pada Minggu (2/7/203). DKISP/RED
TITIKNOL.ID, TARAKAN – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, H. Usman melepas peserta Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Nasional Ke-IX 2023 di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan, Minggu (2/7/2023).
Jumbara PMR dihelat pada 2 sampai 9 Juli 2023 di Provinsi Lampung. Dan, Provinsi Kaltara memberangkatkan sebanyak 48 anggota kontingen berasal dari kabupaten/kota dengan rincian PMI Kaltara 5 orang, Kabupaten Bulungan 13 orang, Kota Tarakan 13 orang, Kabupaten Nunukan 8 orang, Kabupaten Tana Tidung 9 orang.
Jumbara PMR Nasional Ke- IX 2023 mengangkat tema “Cerdas, Kreatif, dan Berkarakter” dipusatkan di agro wisata GOR Way Handak, Kabupaten Lampung Selatan. Ini merupakan satu bentuk kegiatan pembinaan yang merupakan ajang pertemuan anggota PMR saling berbagi, evaluasi, meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam suasana gembira, bersahabat, dan partisipatif.
PMR adalah suatu organisasi binaan PMI yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok masyarakat seperti sanggar dan kelompok belajar. Tujuannya untuk membangun dan mengembangkan karakter agar siap menjadi pahlawan masa depan.
“Setiap anggota PMR wajib mendapatkan pelatihan sebelum terlibat dalam kegiatan tribakti PMR, agar siap menjalankan peran dan fungsinya,” kata Usman.
Pada kegiatan pelepasan kontingen, H. Usman memberi motivasi kepada peserta dan berharap mengikuti setiap pelatihan yang diberikan.
“Itu akan menguatkan karakter anggota PMR, meningkatkan keterampilan hidup sehat dan menjadi calon relawan,” ujar dia.
Ia optimistis, anggota PMR Kaltara akan tangguh dan terampil serta memahami dan mengaplikasikan ilmu untuk kebaikan masyarakat.
Dalam pelepasan kontingen ini, turut hadir Ketua PMI Kaltara, Ir. H. Syaiful Herman dan Kepala Markas PMI Kaltara, Amrin.
Untuk diketahui, sumber anggaran kontingen berasal dari hibah Pemprov Kaltara sebesar Rp80 juta, kontribusi dana terkumpul dari seluruh kabupaten/kota di Kaltara Rp270 juta dan proposal PMI Kaltara yang terkumpul Rp20 juta. (dkisp/red/adv)












