Samarinda

Wali Kota Samarinda Kecewa Pertamina Tak Bertanggung Jawab, Antrean BBM Tak Kunjung Berakhir

438
×

Wali Kota Samarinda Kecewa Pertamina Tak Bertanggung Jawab, Antrean BBM Tak Kunjung Berakhir

Sebarkan artikel ini
Antrean BBM di salah satu SPBU Kota Samarinda.
Antrean BBM di salah satu SPBU Kota Samarinda.

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan kekecewaannya terhadap ketidakmampuan Pertamina dalam memperbaiki tata kelola distribusi bahan bakar minyak (BBM). Ia meminta Pertamina segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi antrian panjang di SPBU.

“Harus diperbaiki tata kelola distribusi BBM dan itu tidak terjadi hanya di Samarinda, tetapi di semua kota,” ujar Andi Harun, Minggu (19/11).

Andi Harun mencurigai adanya penyalahgunaan kuota BBM yang seharusnya tersedia, namun masih ada kelangkaan yang terjadi. Ia berharap Pertamina dapat memeriksa dugaan tersebut secara menyeluruh.

“Jangan-jangan ada dugaan kuota BBM dialihkan ke industri dengan berbagai alasan,” ucapnya.

Andi Harun juga mengatakan, fenomena antrean BBM tidak hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga menyebar ke kota-kota lainnya. Ia menilai, ketidakmampuan pemerintah untuk mencapai sisi terluar distribusi menjadi hambatan utama.

“Kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi, kewenangan pemerintah terbatas dan tidak mencapai lapisan terdalam distribusi BBM,” ujarnya.

Meskipun demikian, Andi Harun masih berharap Pertamina dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan lebih baik. Ia meminta Pertamina mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan BBM dan antrian panjang di SPBU.

“Pertamina bisa mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini agar kelangkaan BBM dan antrian panjang dapat diminimalkan, memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” bebernya. (adv)