Dinas Perkimtan PPU Butuh Tambahan Peralatan Mesin Pemotong Rumput 

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membutuhkan penambahan peralatan mesin pemotong rumput.

Lapangan depan Stadion Panglima Sentik, Penajam Paser Utara. Untuk mengelola lapangan ini, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membutuhkan penambahan peralatan mesin pemotong rumput. TITIKNOL.ID

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membutuhkan penambahan peralatan mesin pemotong rumput. 

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Dinas Perkimtan PPU, Khairil Achmad mengatakan, Dinas Perkimtan saat ini hanya memiliki 12 unit mesin pemotong rumput.

Jumlah peralatan tersebut dinilai masih kurang untuk menangani taman median jalan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) depan Stadion Panglima Sentik, Taman Rozeline dan taman depan kantor bupati PPU. 

“Mesin pemotong rumput yang kondisinya bagus ada 12 unit, itu masih kurang sehingga butuh penambahan mesin pemotong rumput,” kata Khairil, Senin (4/12/2023). 

Khairil mengungkapkan, pihaknya membutuhkan penambahan sekira 18 unit mesin pemotong rumput.

Idealnya, penanganan seluruh taman yang yang ada di Benuo Taka membutuhkan total 30 unit mesin pemotong rumput. 

“Saat ini kita hanya punya 12 unit mesin pemotong rumput, normalnya kami butuhkan 18 unit,” terangnya. 

Ia menekankan, Dinas Perkimtan telah mengajukan anggaran pengadaan tambahan mesin pemotong rumput di APBD 2024.

Jika, ada penambahan peralatan mesin rumput akan memudahkan dalam penanganan dan pemeliharaan taman. 

“Kalau musim hujan pertumbuhan rumput sangat cepat, tidak sampai dua minggu harus dirintis (potong) lagi. Sedangkan di luar rutinitas itu, juga terkadang kami melayani permintaan pemotongan rumput dari instansi lain. Kalau jumlah mesin pemotong rumput maka memudahkan dalam pembagian tugas bagi petugas taman,” tandasnya. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *