Penajam

Pj Bupati PPU Sebut 6 Prioritas Pelatihan Tenaga Kerja untuk bisa Bersaing di IKN

906
×

Pj Bupati PPU Sebut 6 Prioritas Pelatihan Tenaga Kerja untuk bisa Bersaing di IKN

Sebarkan artikel ini

Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun akan mengandeng Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark untuk memberikan pelatihan vokasi

Pemkab PPU akan mengandeng Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark untuk memberikan pelatihan tenaga kerja. TITIKNOL.ID/HO

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun akan mengandeng Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark untuk memberikan pelatihan vokasi.

Ia mengatakan hal ini untuk menindaklanjuti program pemerintah terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

“Bahwa program vokasi merupakan  salah satu cara untuk mendapatkan tenaga kerja untuk menyinkronkan akselerasi terkait kebutuhan dunia industri dan ketersediaan lapangan pekerjaan. “ungkap Makmur

Lanjut Makmur ia mengatakan, akan berbenah terkait peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang siap pakai melalui vokasi jelang pemindahan Ibu Kota Nusnatara di Kabupaten PPU  yang tentunya memerlukan banyak lapangan pekerjaan.

“Kuota yang disiapkan untuk tenaga lokal hanya 30 persen tentu kami tidak dapat memaksa untuk masuk kesana karena kualifikasi pendidikan kompetensi  SDM harus selaras dengan yang diperlukan,” ucapnya.

Makmur menambahkan, dari jumlah penduduk saat ini hampir  193.554 jiwa dari 4 kecamatan mencoba untuk memetakan posisi tenaga kerja pengangguran terbuka setelah lulus SMA/SMK dari data provinsi Kaltim.

“Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hanya 70, artinya ada 30 persen tidak melanjutkan. Dalam arti masuk di dunia kerja tentu dunia kerja memerlukan spesifikasi kualifikasi pendidikan dan kompetensi sehingga mereka tidak dapat masuk ke dunia industri,” terangnya.

Lebih lanjut Makmur mengungkapkan melihat peluang-peluang yang akan diakukan dalam jangka pendek untuk mendorong tenaga kerja untuk masuk ke Balai Latihan Kerja (BLK), dengan harapan dapat mencetak tenaga kerja yang dapat dipergunakan langsung oleh dunia industri

Baca Juga:   Dinas Ketahanan Pangan Penajam Paser Utara Mampu Suplai Beras untuk IKN Nusantara

“Dengan konsep yang ditawarkan oleh Presiden Republik Indonesia tidak hanya BLK namun tersertifikasi internal yang akan kami lakukan dan dapat tertangani dengan baik bersama UPTD Kawasan Sain dan Teknologi Solo Technopark.,”bebernya.

Ia  mengatakan terdapat 6 item prioritas pelatihan yang akan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi seperti bidang pengelasan, rigging, scaffolding, perpipaan, elektrikal/kelistrikan, mekanikal/mekanik,

“Dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan calon tenaga kerja serta mengurangi angka pengangguran di Kabupaten PPU, “pungkasnya. (*)