Penajam

Pj Bupati PPU Minta RSUD RAPB Tetap Layani Pasien Saat Lebaran Idul Fitri

×

Pj Bupati PPU Minta RSUD RAPB Tetap Layani Pasien Saat Lebaran Idul Fitri

Sebarkan artikel ini

Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmr Marbun, meninjau Terminal Penajam untuk memastikan kondisi arus lalu lintas dan kesiapan sejumlah angkutan umum sebagai mobiliasi para pemudik menjelang Lebaran Idul Fitri

TINJAU – Pj Bupati Penajam Paser Utara, Makmur Marbun saat meninjau RSUD Ratu Aji Putri Botung menjelang Lebaran Idul Fitri. TITIKNOL.ID/HO

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmr Marbun, meninjau Terminal Penajam untuk memastikan kondisi arus lalu lintas dan kesiapan sejumlah angkutan umum sebagai mobiliasi para pemudik menjelang Lebaran Idul Fitri.

Dalam kunjungan ini, ia sempat berbincang-bincang dengan para sopir angkutan umum.

“Saya mengimbau untuk tetap menjaga keselamatan dalam berkendara, memastikan setiap kendaraan yang digunakan dalam kondisi normal agar terhindar dari hal-hal yang mengganggu selama berlalu lintas di jalan raya,” harapnya.

Usai meninjau Terminal Penajam, Marbun selanjutnya meninjau  kesiapan dan pelayanan kesehatan di RSUD Ratu Aji Putri Botung.

Ia mengatakan, sebagai rumah sakit daerah harus dipastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik khususnya pada IGD meski saat Lebaran Idul Fitri.

“Pada hari raya Idul Fitri 2024 yang kurang dalam 2 hari lagi kita rayakan bersama, pelayanan kesehatan dan penanggulan kedaruratan dipastikan tetap beroperasi dan selalu siaga 24 Jam.

Rumah sakit dan para Dokter dan Nakes yang bertugas tetap melaksanakan tugasnya dalam pelayanan dan penyelamatan jika terjadi hal-hal yang membutuhkan pertolongan,” harapnya.

Untuk seluruh masyarakat PPU lanjutnya, dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 2024 ini  untuk tetap bersama-sama menjaga kondusifitas daerah.

Selain itu, juga berhati-hati saat berlalu lintas, utamakan keselamatan saat berkendara dan pastikan seluruh keamanan di lingkungan tempat tinggal.

“Hindari hal-hal  yang dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar kita,” katanya. (Advertorial/Kominfo)