Kabid Perumahan, Permukiman dan Pertamanan, Disperkimtan PPU, Khairil Achmad. TITIKNOL.ID
“Untuk di Penajam ini kami salurkan Rp9 miliar sementara di Sepaku Rp10 miliar sehingga total ada Rp19 miliar,”
TITIKNOL.ID,PENAJAM – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Penajam Paser Utara (PPU), telah menghabiskan anggaran Rp19 miliar untuk membangun sanita.
Kabid Perumahan, Permukiman dan Pertamanan, Disperkimtan PPU, Khairil Achmad menjelaskan, anggaran Rp19 miliar itu telah disalurkan di dua lokasi.
Yakni di pembangunan rumah bantuan eks kebakaran di Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, kemudian bantuan rumah eks korban tanah longsor di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku.
“Untuk di Penajam ini kami salurkan Rp9 miliar sementara di Sepaku Rp10 miliar sehingga total ada Rp19 miliar,” jelasnya.
Ia mengatakan, anggaran tersebut masuk dalam pembangunan sanitasi. Seperti pembangunan rumah, jaringan listrik dan MCK.
Khairil menjelaskan, anggaran Rp19 miliar itu memang dianggarkan untuk pembangunan sanita di dua lokasi agar nantinya kawasan tersebut tidak masuk kategori kumuh.
Khairil mengatakan, awalnya kawasan yang ditempati para korban kebakaran di Penajam masuk dalam wilayah delinasi kawasan kumuh.
Sehingga setelah mereka dipindahkan ke lokasi yang sudah dibangun, tidak lagi masuk dalam kawasan kumuh karena sudah dilengkapi sanitasi seperti jaringan air bersih dan MCK.
Namun untuk jaringan air bersih di relokasi di Penajam lanjutnya, sampai sekarang belum bisa terpasang karena masih koordinasi dengan Bidang Cipta Karya PUPR PPU. (Advertorial)












