News google
TitiknolKaltara

Raup Dividen Rp12 M dari Bankaltimtara, Bupati: Digunakan untuk Bangun Infrastruktur

×

Raup Dividen Rp12 M dari Bankaltimtara, Bupati: Digunakan untuk Bangun Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menerima dividen sebesar Rp12 miliar dari PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) pada tahun 2023. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Bulungan, Syarwani.

“Dividen tersebut sudah masuk rekening kas daerah Bulungan di 2024 ini,” kata Syarwani, Rabu (22/5/2024).

Dividen ini menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Bulungan dan akan digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan di wilayah tersebut.

“Dividen ini masuk ke dalam kategori Pendapatan Lain-lain yang Sah,” ujar Syarwani.

Lebih lanjut, Syarwani menjelaskan bahwa Pemkab Bulungan tidak akan menambah modal di Bankaltimtara.

“Peraturan daerah (Perda) tentang penyertaan modal di Bankaltimtara membatasi total modal hingga Rp250 miliar. Saat ini, modal Pemkab Bulungan di Bankaltimtara sudah mencapai batas maksimal tersebut,” beber Syarwani.

Meskipun modal Pemkab Bulungan di Bankaltimtara sudah mencapai batas maksimal, Syarwani memastikan bahwa dividen akan tetap diterima oleh Pemkab Bulungan.

“Dividen tersebut sudah masuk ke Rekening Kas Daerah,” tegas Syarwani.

Untuk diketahui, Pemkab Bulungan merupakan salah satu pemegang saham terbesar di Bankaltimtara.

Modal terbesar di Bankaltimtara dimiliki oleh Pemprov Kaltim Rp5,1 triliun, disusul Pemkab Kukar Rp572,1 miliar, Pemkab Berau Rp304,1 miliar, dan Pemkab Bulungan Rp250 miliar. 

Selanjutnya disusul Pemprov Kaltara Rp235 miliar, Pemkot Balikpapan Rp150 miliar, Pemkab Paser Rp148 miliar, Pemkab Kutai Timur Rp132,6 miliar.

Lalu Pemkot Bontang Rp108,6 miliar, Pemkab Tana Tidung Rp100,1 miliar, Pemkab Kutai Barat Rp99,6 miliar, Pemkab Malinau Rp78,3 miliar, Pemkab Nunukan Rp74,3 miliar, Pemkot Tarakan Rp72,6 miliar, Pemkot Samarinda Rp64,9 miliar, Pemkab Penajam Paser Utara Rp57,6 miliar, dan Pemkab Mahakam Ulu Rp20 miliar. (*/wil/adv)