Nasional

Viral! Ustaz di Papua Dikirimin Babi untuk Hewan Kurban dari Pria Baru Mualaf

495
×

Viral! Ustaz di Papua Dikirimin Babi untuk Hewan Kurban dari Pria Baru Mualaf

Sebarkan artikel ini

Video seorang ustaz yang menjadi guru di Papua mendapat kiriman hewan kurban dari mualaf viral di media sosial.

Tangkapan layar ustaz di Papua saat mendapat kiriman babi untuk kurban Idul Adha dari pria mualaf. (Foto: Instagram @undercover.id)

TITIKNOL.ID – Video seorang ustaz yang menjadi guru di Papua mendapat kiriman hewan kurban dari mualaf viral di media sosial.

Bukan tanpa alasan, ternak yang dikirim bukan kambing atau sapi, melainkan seekor babi.

Video viral ini diunggah akun Instagram @undercover.id. Dalam keterangannya disebutkan jika pengirimnya seorang pria yang baru mualaf.

“Bisa jadi karena awamnya masyarakat setempat dan mungkin juga pengirimnya baru masuk Islam. Di dalam ketidaktahuan, ada niat ikhlas yang luar biasa,” tulis keterangan video tersebut dikutip Kamis (20/6/2024).

Dalam tayangan tampak awalnya babi ini diangkut menggunakan mobil pikap lalu berhenti di depan masjid. Warga setempat merekamnya hingga viral.

“Jadi bagaimana ini Pak Ustaz?,” ujar pria dalam rekaman video.

Terlihat ada pria yang menerima hewan kurban babi di depan masjid menggaruk-garuk bagian wajah sambil kebingungan.

Mereka semua sempat saling menatap dan akhirnya tertawa bersama.

Belum diketahui akhir dari video ini, apakah ternak babi ditukar dengan sapi atau kambing kurban.

Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Mengenai masalah ini, secara hukum makan daging pernah dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah ceramah kajiannya, yang beredar di tayang-tayangan YouTube.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan hukum makan daging babi memang haram. Semua ulama sepakat mengenai perkara ini.

“Apa hukumnya makan daging babi? Haram, semua ulama sepakat tentang hal itu,” jelasnya dikutip dari @channel_izoel, Jumat, 21 Juni 2024.

Pendakwah yang lahir di Pandeglang, Banten itu menjelaskan bahwa dalam satu kondisi tertentu keharaman daging babi bisa berubah menjadi boleh.

Misalnya, kata dia, datang ke hutan belantara, kehabisan stok makanan dan tak ditemukan satu pun makanan halal yang bisa dikonsumsi.

Baca Juga:   Ada Jabatan Baru saat Mutasi OPD, Komisi I DPRD PPU Pertanyakan Keabsahannya

Jika memang kondisinya seperti itu, maka berburu hewan babi dan memakan dagingnya, diperbolehkan.

Sebab, kata Ustaz Adi Hidayat, seseorang bisa meninggal dunia karena kelaparan karena tak ada makanan.

“Tapi ada satu kondisi antum datang misalnya ke hutan, lebat luar biasa, ada satu situasi nggak ada makanan apapun, yang ada cuma babi. Kalau antum nggak makan bisa meninggal,” terangnya.

Hanya saja Ustaz Adi Hidayat memberi batasan yakni daging babi boleh dikonsumsi hanya sebagian saja.

“Saat itu bagaimana, boleh nggak makan babi? Dalam kondisi seperti itu antum ambil sebagian dari daging babi. Bukan sekadar menikmati, tidak menikmati bukan, untuk menghilangkan rasa lapar.

“Tapi begitu Anda keluar dari situ misalnya, sudah menemukan daging ayam, ada daging kambing dan sebagainya, maka ini tidak berlaku lagi.

“Anda bayangkan yang haram mutlak saja dengan kondisi tertentu itu bisa berubah sesuai dengan maslahat hukum,” terangnya lagi.

Penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat jelas bahwa dalam kondisi tertentu saja boleh memanfaatkan daging babi

Namun ketika kondisi seperti momen hari raya Idul Adha, tida diperbolehkan dengan sengaja mengirimkan hewan kurban di luar syariat Islam, contohnya seperti babi.

Kendati begitu, seperti disinggung di atas, selayaknya seorang Muslim yang selalu berprasangka baik, niat sang mualaf di Papua itu patut diapresiasi.

Sebab tidak semua Muslim mampu atau berniat mau berkurban saat Idul Adha.

Reaksi Warganet

Sontak saja potongan video yang viral di media sosial ini pun viral dan mengundang beragam reaksi warganet.

Bahkan, niat baiknya memberikan hewan kurban ke masjid ini pun sukses menyita perhatian publik.

“kalo misalkan babby nya dijual, trus di beliin kambing buat kurban, gimana hukumnya,” tulis warganet.

Baca Juga:   Idul Adha 2024, Pj Bupati PPU Serahkan Bantuan Hewan Kurban ke Ponpes dan Masjid, Ini Harapannya

“Kasian bayangin dia udh seneng mau ibadah eh gajadiiiii,” tulis lainnya.

“mungkin dianya nanya “hewan apa yg bisa dikurban?” “hewan ternak” yang dia ternak babi,” seru lainnya.

“Malaikat tersenyum..dan malaikat pun mencatat itu sebagai suatu kebaikan,” seru lainnya.

“Harga babi di daerah pegunungan itu mahal kadang sih bisa 20 jutaan jdi kalau dia sampai rela kasih gitu berarti dia tulus,” tulis lainnya. (*)