Penajam

Menteri Perhubungan Pastikan 1 Agustus Bandara VVIP IKN di Penajam Beroperasi

457
×

Menteri Perhubungan Pastikan 1 Agustus Bandara VVIP IKN di Penajam Beroperasi

Sebarkan artikel ini

Pj Bupati Makmur Marbun saat mendampingi Menteri Perhububungan Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). TITIKNOL.ID/HO/HUMAS13

“Ini merupakan kali kedua saya berkunjung ke proyek Bandara VVIP IKN pada bulan Juni 2024. Saya benar-benar ingin memastikan bahwa bandara ini dapat beroperasi pada 1 Agustus 2024, guna mendukung konektivitas di wilayah IKN, khususnya dalam rangka menyukseskan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,”

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Menteri Perhububungan Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Budi Karya Sumadi setibanya di Pelabuhan Pulau Balang, disambut Penjabat Bupati Makmur Marbun.

Mereka langsung meninjau sejumlahlokasi pembangunan infrastruktur penunjang IKN, Jumat (21/06/2024)

Menteri Perhubungan langsung meninjau pembangunan Bandara VVIP IKN baik dari sisi udara maupun sisi darat serta sarana akses lainnya, yang menjadi akses mobilisasi lalu lintas baik udara maupun sisi laut dan darat, menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus di IKN.

Makmur Marbun mengatakan kedatangan Menteri Perhubungan untuk melihat langsung progres sarana pendukung  IKN khususnya berkaitan dengan pembangunan Bandara VVIP.

Termasuk jalan tol, akses  pelabuhan dan sarana pendukung lainnya yang nantinya menjadi bagian pendukung kelancaran pelaksanaan  upacara 17 Agustus mendatang di IKN.

“Inti dari kunker ini melihat langsung capaian progres dan dipastikan setelah melihat paparan dan progresnya di lapangan bahwa Agustus mendatang Bandara VVIP IKN bisa dioperasikan ” ucap Marbun

Lebih lanjut Ia menjelaskan, bukan hanya pembangunan Bandara VVIP IKN, namun juga progres pembangunan akses konektivitas jalan tol dan unsur pendukung lainya yang juga bagian dari sinergi Pemerintah Kabupaten PPU.

Baca Juga:   Jambuluwuk Nusantara Hotel di IKN Dibangun 200 Kamar dan Habiskan Anggaran Rp 300 Miliar

“Sampai hari ini Pemkab PPU terus bersinergi dalam mendukung percepatan pembangunan maupun sarana dan prasarana, dalam mensukseskan terlaksananya upacara 17 agustus yang pertama kalinya dilaksanakan di IKN Nusantara,” ujarnya.

Ingin Pastikan Bandara VVIP Beroperasi Mulai 1 Agustus 2024

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  mengatakan kedatangan di kawasan pembangunan IKN ini, ingin memastikan langsung progres pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan sarana transportasi jelang upacara 17 Agustus mendatang.

“Ini merupakan kali kedua saya berkunjung ke proyek Bandara VVIP IKN pada bulan Juni 2024. Saya benar-benar ingin memastikan bahwa bandara ini dapat beroperasi pada 1 Agustus 2024, guna mendukung konektivitas di wilayah IKN, khususnya dalam rangka menyukseskan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya progres pembangunan di dua lokasi ini dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya secara umum sudah baik dan menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Jika dibandingkan dengan kondisi beberapa minggu lalu, perubahannya sudah terlihat jelas, terutama di bagian landas pacu dan gedung terminal,” katanya.

Ia juga sangat mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan para pekerja yang sudah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek bandara ini.

“Saat ini landas pacu Bandara VVIPIKN sudah memasuki tahap pengaspalan lapisan pertama, sehingga pada 1 Agustus 2024 nanti sudah bisa didarati oleh pesawat narrow body.

Lanjutnya, Budi mengungkapkan bahwa BandaraVVIP IKN nantinya juga bisa didarati pesawat berbadan besar, seiring dengan penambahan lapisan yang akan dilakukan pada tahap berikutnya,” katanya.

Progres pekerjaan fisik Bandara VVIP IKN sampai dengan minggu ke-27 telah mencakup beberapa aspek, di antaranya: pekerjaan atap, elektrikal, dan pipa plumbing di Terminal VVIP, pekerjaan kolom, instalasi pipa plumbing, rangka baja, dan dinding termasuk sarana pendukung lainnya (Advertorial/Kominfo/Humas13)