Perlombaan sumpit ini khas dari suku Dayak. Dan kini kembali dipopulerkan jadi ajang lomba di momen Hari Ulang Tahun Bhayangkara di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Di ibukota Kalimantan Timur, Samarinda, dilangsungkan perlombaan sumpit, senjata tiup khas masyarakat Kalimantan era zaman dahulu.
Perlombaan sumpit ini khas dari suku Dayak. Dan kini kembali dipopulerkan jadi ajang lomba di momen Hari Ulang Tahun Bhayangkara di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Kegiatan ini digawangi oleh Polsek Sungai Kunjang, sebagai salah satu panitia HUT Bhayangkara, menggelar secara meriah dan semarak.
Sumpit merupakan senjata karya leluhur di Kalimantan Timur. Kini jadi ajang lomba yang dilangsungkan di halaman Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
“Peserta lomba yang ikut kali ini dari kalangan polisi dan TNI yang ada di Samarinda,” beber Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Zainal Arifin, Minggu (30/6/2024).
Tujuan dari kegiatan lomba sumpit untuk melestarikan kekayaan budya leluhur di Kalimantan Timur.
Dan tentu saja mengingatkan kembali nuansa tempo dahulu yang memiliki keunikan dan kekayaan budaya.
“Melestarikan budaya kita, bagian dari kearifan lokal masyarakat asli Kalimantan,” tutur Zainal Arifin.
Kini masyarakat tentu saja harus melestarikan kekayaan budaya leluhur. Upaya melestarikan terus konsisten agar generasi mendatang akan terus mengenal dari mana asal muasalnya.
Tugas generasi sekarang adalah terus menujung dan menghargai hasil budaya leluhur. (*)












