Lalu bagaimana nasib mereka para penyedia jasa penyeberangan air saat nanti Jembatan Sebulu di Kukar sudah selesai dikerjakan?
TITIKNOL.ID, SEBULU – Jembatan Sebulu di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur kini mulai dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar.
Program pengerjaan pembangunan Jembatan Sebulu ini telah diresmikan secara langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah di lokasi proyek.
Keberadaan Jembatan Sebulu ini nanti jadi hal yang penting karena bisa jadi penghubung antar wilayah, warga tidak perlu lagi repot-repot naik ke armada air.
Lalu bagaimana nasib mereka para penyedia jasa penyeberangan air saat nanti Jembatan Sebulu sudah selesai dikerjakan?
Menanggapi hal ini, satu di antara pegiat kapal kayu penyebrangan, Firmanto, menyatakan setuju saja. Sebab pada jauh hari sudah diberitahu, ada sosialiasi akan ada pembangunan Jembatan Sebulu.
Tentu saja pegiat kapal kayu penyerbarangan akan memahami hal ini, dukung program pembangunan Pemkab Kukar. “Kami juga sudah bersiap,” ungkapnya.
Selama belum ada Jembatan Sebulu, masyarakat kesulitan untuk menyeberang dan harus memilih angkutan kapal kayu penyeberangan. Aktivitas ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun.
Pengguaan transportasi penyeberbangan sungai ini tidak gratis, masyarakat harus merogoh kocek untuk menyeberang. Harga bandrolnya Rp5 ribu untuk sepeda motor dan untuk kendaraan mobil dikenakan tarif Rp20 ribu per unit.
Di tempat terpisah, Bupati Kukar, Edi Damansyah membeberkan, pengadaan fasilitas publik Jembatan Sebulu akan memberikan banyak manfaat bagi warga, akses darat akan berjalan lancar, distribusi berjalan efektif dan efisien.
“Hubungkan beberapa daerah, kayak Kukar ke Kutai Timur, bisa juga ke Kutai Barat,” tutur Bupati Edi Damansyah. (*)












