Titiknol IKN

Menteri Basuki Tes Pengaliran Air di Ibu Kota Nusantara, Kualitas Bersih tanpa Harus Dimasak

478
×

Menteri Basuki Tes Pengaliran Air di Ibu Kota Nusantara, Kualitas Bersih tanpa Harus Dimasak

Sebarkan artikel ini
AIR BERSIH IKN - Sistem Penyediaan Air Minum Sepaku dalam melayani kebutuhan air minum di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Kini sudah mulai beroperasi. Ini air minum, bukan hanya air bersih. Air dari keran di apartemen dan rumah di IKN langsung dapat diminum. (HO/PUPR)

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Ketersediaan air bersih di Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur terus matangkan, akhir Juli ditargetkan bisa digunakan. 

Informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pasokan air yang disediakan konsep air bersih yang bisa langsung diminum tanpa harus dimasak dahulu. 

Inilah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku dalam melayani kebutuhan air minum di Ibu Kota Nusantara. Kini sudah mulai beroperasi.

Hal ini dibeberkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono selaku Plt. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara.

Itu disampaikan Basuki usai melakukan tes pengaliran air dari IPA Sepaku, menuju reservoir induk.

Usai tes pengaliran berhasil, selanjutnya dilakukan pengurasan sistem dan jaringan, sekaligus memonitor kualitas air dalam jaringan perpipaan, untuk menjamin kualitas air minum sesuai standar kesehatan yang berlaku. 

Air yang mengalir di IKN Nusantara ini, kata Basuki bisa langsung diminum dari keran, tanpa dimasak atau diolah terlebih dahulu.

“Ini air minum, bukan hanya air bersih. Air dari keran di apartemen dan rumah di IKN langsung dapat diminum. Kami terus mengecek kualitas airnya sebelum masuk ke reservoir,” ungkapnya pada Rabu (24/7/2024).

Ditargetkan pada akhir Juli 2024 ini, SPAM Sepaku dapat beroperasi penuh melayani persil dan gedung-gedung di Nusantara.

SPAM Sepaku terdiri dari IPA berkapasitas 300 liter per detik, pipa transimisi 16 kilometer, reservoir dan pipa distribusi sepanjang 22 kilometer.

SPAM Sepaku tahap I ditargetkan akan melayani beberapa tempat yakni:

  • Kantor dan Istana Presiden;
  • Kemensetneg;
  • Paspampres;
  • Kompleks Kementerian Koordinator 1,2,3, dan 4;
  • Amphiteather;
  • Galeri, service area;
  • Hunian ASN;
  • Rumah tapak jabatan menteri (RTJM);
  • dan fasilitas umum lainnya seperti hotel, sekolah, pertokoan dan rumah sakit.
Baca Juga:   Mulai Bulan Juli, Presiden Jokowi Dipastikan Ngantor di IKN

“Ini sudah dimanfaatkan beberapa hari ke depan,” tuturnya. (*)